SuaraPantura.com - Kebijakan Portal Alun-Alun Kota Tegal masih menjadi pembicaraan hangat di Kota Tegal.
Di tengah berbagai upaya warga, pengusaha, dan pedagang yang terdampak langsung dengan kebijakan Portal Alun-Alun Kota Tegal menolak kebijakan tersebut, respon pun dilontarkan warga melalui jejaring media sosial.
Tak hanya warga kota Tegal, warga sekitar Kota Tegal pun turut merespon kebijakan Pemerintah Kota Tegal yang menutup kawasan Alun-Alun Kota Tegal pada malam hari.
Salah satunya adalah Anggota DPRD Kabupaten Tegal Sugono Adi Nagoro. Anggota Fraksi PDI Perjuangan yang akrab disapa Sugono ini ikut berkomentar di sebuah postingan akun Instagram.
Menurut Sugono, harapan warga ketika memilih pemimpin adalah pemimpin yang mempunyai kebijakan pro dengan warganya.
"Ketika warga memilih pemimpin harapannya daerahnya akan menjadi baik,maju & mempunyai kebijakan yg tentu pro kepada warganya,yg tahu akan jeritan hati warganya,sayangnya ketika jd lupa akan janji2nya yg manis,kasihan sudah kena prank....," tulis Sugono melalui akun Instagramnya @adinagorosugono di komentar postingan @panturapostcom, Sabtu 11 Desember 2021.
Sugono Adi Nagoro selain anggota DPRD Kabupaten Tegal diketahui maju menjadi wakil walikota Tegal pada Pilkada 2018 lalu. Ia berpasangan dengan Herujito, pasangan calon ini kemudian dikenal dengan nama Heru-Gono, dan mendapatkan nomor urut 5.***