SuaraPantura.com - Proses seleksi penjaringan Direktur Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bank Brebes mulai dipertanyakan. Pasalnya, informasi terkait teknis pelaksanaannya belum ada tembusan kepada Komisi II DPRD Brebes yang membidangi Ekonomi dan Pembangunan.
Ketua Komisi II DPRD Brebes Nasikhun saat dikonfirmasi awak media mengungkapkan, hingga kini pihaknya belum mendapatkan tembusan apapun terkait proses seleksi Direktur Bank Brebes. Mungkin, menurutnya, ada pertimbangan tersendiri dari panitia seleksi (pansel) dan internal Pemkab terkait mekanismenya.
"Idealnya, harus ditembuskan ke Komisi II. Karena nantinya, dalam pengajuan penyertaan modal butuh rekomendasi DPRD. Sebab, penyertaan modal sepenuhnya mengandalkan APBD," jelasnya.
Meski belum mendapatkan tembusan, pihaknya berharap dalam proses seleksi direktur Bank Brebes harus transparan. Khususnya, lebih selektif, kapabel, dan punya integritas tinggi agar tidak stagnan.
Terlebih, lanjutnya, permodalan Bank Brebes itu murni dari APBD Brebes sehingga kinerjanya harus bisa dipertanggungjawabkan. Dengan begitu, pihaknya juga berharap kedepan Bank Brebes bisa lebih maju dan memiliki integritas tinggi dalam mengelola anggaran daerah.
Sementara itu, Sekretaris Daerah sekaligus Ketua Pansel Calon Direktur Utama Perumda BPR Bank Brebes Djoko Gunawan menambahkan, seluruh rangkaian dan proses seleksi calon dirut Bank Brebes ditangani pihak ketiga yang mengharuskan di bawah naungan Perbarindo.
Diketahui, sejak Senin (7/3) tahap seleksi sudah mengerucut lima nama kandidat. Namun, satu orang menyatakan mundur dari proses seleksi tersebut.
"Kemarin, empat nama kandidat sudah menjalani tes tertulis, psikotes dan wawancara," tandasnya.
***