Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Mayat Bayi Dalam Tas Ransel Ditemukan Warga di Brebes Jawa Tengah

Dedy Agustyan•
Seputar Bregas

SuaraPantura.com - Penemuan mayat bayi berjenis kelamin laki-laki pada Selasa (8/3) sore, menggegerkan warga Dusun Randegan, Desa Wanatirta, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes. Mayat bayi yang terbungkus tas warna biru itu ditemukan tergeletak di semak-semak dekat jembatan.

Saat ditemukan bayi yang sudah tak bernyawa itu diperkirakan baru dilahirkan. Kasus pembuangan bayi tersebut, kini ditangani kepolisian setempat.

Seorang saksi, Helmi (27) yang merupakan warga setempat menjelaskan, awalnya mayat bayi itu ditemukan saat dirinya akan buang air kecil. Kemudian, ia melihat tas berwarna biru yang tergeletak dalam semak-semak dipinggir jalan.

Tebing Sungai Pedes Ambrol, Warga Kutamendala Brebes Usulkan Penahan Tebing
Baca Juga · Seputar Bregas
Tebing Sungai Pedes Ambrol, Warga Kutamendala Brebes Usulkan Penahan Tebing

“Lalu saya dekati dan tas dibuka ternyata ada sesosok bayi dalam keadaan meninggal dunia beserta ari-arinya yang masih melekat,” ujarnya.

Penemuan bayi kemudian oleh warga dilaporkan ke Polsek Paguyangan. Tak lama kemudian, Polisi langsung ke lokasi dan melakukan olah TKP serta mengevakuasi mayat bayi tersebut ke RSUD Bumiayu.

Transaksi Nontunai Brebes Diproyeksikan Capai 82 Persen, QRIS Hadir di 17 Pasar Daerah
Baca Juga · Seputar Bregas
Transaksi Nontunai Brebes Diproyeksikan Capai 82 Persen, QRIS Hadir di 17 Pasar Daerah

“Hasil pemeriksaan tim medis terdapat luka memar pada bagian kepala belakang dan luka lecet pada bagian kaki sebelah kanan,” kata Kapolsek Paguyangan AKP Kasam, Selasa (08/3) malam.

AKP Kasam menambahkan, mayat bayi laki-laki yang memiliki berat badan 2,5 kilogram dan panjang 40 centimeter itu diperkirakan baru dilahirkan.

Bupati Tegal Ajak Ulama Perangi Stigma TBC dan HIV/AIDS di Slawi
Baca Juga · Seputar Bregas
Bupati Tegal Ajak Ulama Perangi Stigma TBC dan HIV/AIDS di Slawi

“Hasil pemeriksaan tim medis menyebut bayi diprediksi baru meninggal kurang dari 1×24 jam,” ungkapnya.

Penemuan bayi prematur yang diperkirakan berusia baru 7 bulanan tersebut, masih diselidiki pihak kepolisian.

“Kami terus memintai keterangan saksi-saksi untuk mengungkap pelaku pembuang bayi. Doakan saja semoga pelaku secepatnya bisa kami tangkap,” pungkasnya.
***

Tags:
#jawa tengah#kabupaten brebes#mayat bayi didalam tas ransel
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…