Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Banyak Pabrik di Brebes, 85.969 Orang yang Nganggur Mayoritas Laki-laki

Dedy Agustyan•
Seputar Bregas

SuaraPantura.com - Jumlah angkatan kerja Kabupaten Brebes tertinggi kedua di Jawa Tengah setelah Kota Semarang. Tingginya angka pengangguran di Kabupaten Brebes tak sejalan dengan optimisme Pemkab Brebes terhadap Kawasan Industri Brebes (KIB).

Hal yang demikian itu, dikarenakan kebutuhan tenaga kerja di Kabupaten Brebes mayoritas adalah perempuan, terutama tenaga kerja yang dibutuhkan oleh industri pabrik.

"Peluang kerja sebetulnya banyak, hanya saja peluang kerja untuk laki-laki memang sedikit," kata Kepala Dinperinaker Brebes, Warsito Eko Putro, Selasa 12 April 2022.

Tebing Sungai Pedes Ambrol, Warga Kutamendala Brebes Usulkan Penahan Tebing
Baca Juga · Seputar Bregas
Tebing Sungai Pedes Ambrol, Warga Kutamendala Brebes Usulkan Penahan Tebing

Data Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Brebes menyebutkan, sejak pandemi Covid-19 atau tahun 2019, angka pengangguran di Kabupaten Brebes mengalami peningkatan. Tahun 2019 sebanyak 66.232 orang atau 7,39 persen, tahun 2020 menjadi 89.494 orang atau 9,83 persen. Sedangkan sampai tahun 2021, jumlahnya mencapai 85.969 orang atau 9,78 persen.

Dia menyebut, banyaknya pengangguran yang mayoritas laki-laki ini disebabkan salah satunya adalah mayoritas pabrik di Kabupaten Brebes membutuhkan tenaga perempuan. Alasannya, perusahaan menganggap mereka lebih teliti dan detail dalam bekerja di sektor industri garmen dan pabrik sepatu.

Transaksi Nontunai Brebes Diproyeksikan Capai 82 Persen, QRIS Hadir di 17 Pasar Daerah
Baca Juga · Seputar Bregas
Transaksi Nontunai Brebes Diproyeksikan Capai 82 Persen, QRIS Hadir di 17 Pasar Daerah

"Di Brebes sektor industri yang ada itu baru pabrik garmen dan sepatu, kemudian pabrik rokok. Jadi mereka lebih membutuhkan tenaga kerja perempuan karena dianggap lebih teliti saat bekerja," ungkap dia.

Dia membeberkan, komposisi pekerja laki-laki yang kecipratan rezeki dengan adanya KIB masih di bawah 30 persen dari total tenaga kerja yang bekerja di pabrik. Selebihnya, diisi oleh tenaga kerja perempuan yang berasal dari Kabupaten Brebes dan wilayah sekitarnya. Kondisi ini memicu masyarakat menganggap bahwa Pemkab Brebes tidak bisa memfasilitasi calon tenaga kerja laki-laki untuk mendapatkan pekerjaan di daerahnya.

Bupati Tegal Ajak Ulama Perangi Stigma TBC dan HIV/AIDS di Slawi
Baca Juga · Seputar Bregas
Bupati Tegal Ajak Ulama Perangi Stigma TBC dan HIV/AIDS di Slawi

"Selama ini masyarakat menganggap kami itu tidak memfasilitasi calon pekerja laki-laki. Karena memang yang hanya bisa bekerja itu perempuan dan komposisi tenaga kerja laki-laki belum sampai 30 persen. Makanya kami tengah berupaya agar komposisi tenaga kerja di KIB bisa 30 persen laki-laki dan 70 persen perempuan," ungkap Eko.
***

Tags:
#buruh#brebes#pabrik#umk
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…