Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Wakil Walikota Tegal Hadiri Halal Bihalal dan Milad Jamiyah Misbahus Salam, ini Pesannya

Andri Susanto•
Seputar Bregas

SuaraPantura.com - Wakil Walikota Tegal Muhammad Jumadi menghadiri Halal Bihalal Jamiyah Misbahus Salam di Kelurahan Pesurungan Lor, Kecamatan Margadana, Kota Tegal, pada Jum'at 13 Mei 2022 malam.

Pada acara jalal bihalal tersebut, Wakil Walikota Tegal Muhamad Jumadi memberikan mauidzah hasanah dengan tema 'Esensi Halal Bihalal, Manusia Seperti Bayi yang Baru Lahir'.

Seperti dikutip Suarapantura.com dari LINTAS PEWARTA pada artikel berjudul "Hadiri Halal Bihalal Jamiyah Misbahus Salam Pesurungan Lor, Jumadi Sampaikan Mauidzah Hasanah", Menurut Jumadi, Halal Bihalal memiliki keunikan tersendiri karena sebagai ungkapan rasa syukur yang disampaikan kepada Allah SWT yang telah memberikan kekuatan lahir dan batin sehingga umat Islam dapat menyelesaikan perintah puasa ramadhan selama satu bulan penuh.

"Idul Fitri artinya kembali kapada fitrah atau kesucian ketika selepas sebulan penuh berpuasa, seorang mukmin diharap pada hari raya akan kembali seperti bayi dalam kesuciannya," ucap Jumadi.

Tebing Sungai Pedes Ambrol, Warga Kutamendala Brebes Usulkan Penahan Tebing
Baca Juga · Seputar Bregas
Tebing Sungai Pedes Ambrol, Warga Kutamendala Brebes Usulkan Penahan Tebing

"Seperti bayi yang suci, kita terlahir dengan mempunyai sifat tawadhu. Seorang bayi tidak akan mempunyai sifat sombong," imbuhnya.

Lebih lanjut dijelaskan, bahwa kembali kepada kesucian berarti kita tidak memiliki sifat hasud, tidak pendendam.

"Kesucian seorang bayi menjadikan ia tidak mempunyai sifat pendendam, sebagaimana dijelaskan dalam surat Ali Imran ayat 134," jelas Wakil Walikota Tegal.

Transaksi Nontunai Brebes Diproyeksikan Capai 82 Persen, QRIS Hadir di 17 Pasar Daerah
Baca Juga · Seputar Bregas
Transaksi Nontunai Brebes Diproyeksikan Capai 82 Persen, QRIS Hadir di 17 Pasar Daerah

Kemudian ketika hati telah bersih, yang muncul ketika beraktivitas apa pun adalah keikhlasan. Inilah sebagian kecil nilai-nilai kefitrahan yang ingin dicapai pada momen Idul Fitri.

"Yang pasti, Halal Bihalal tak hanya mempererat rasa persaudaraan. Ia juga menjaga kewarasan mental dan pikiran. Halal Bihalal membentuk koneksi sosial dengan menjaga hubungan antar teman dan keluarga serta dapat membantu mempertahankan ketajaman berpikir saat seseorang bertambah usia, sekaligus memperlambat penurunan daya kognitif," paparnya.

Jumadi menyebut, Idul Fitri kali ini menjadi kesempatan yang baik untuk bersilaturahmi, setelah dua tahun sebelumnya pandemi Covid-19 membatasi kegiatan berkumpul bersama keluarga.

Bupati Tegal Ajak Ulama Perangi Stigma TBC dan HIV/AIDS di Slawi
Baca Juga · Seputar Bregas
Bupati Tegal Ajak Ulama Perangi Stigma TBC dan HIV/AIDS di Slawi

"Meluangkan waktu sejenak untuk saling bermaafan dan berkumpul bersama keluarga dapat membantu mengurangi kepenatan akibat tekanan pekerjaan dan pandemi yang belum usai," tandasnya.

Dalam acara halal bihalal tersebut hadir Ketua Jamiyah Misbahus Salam Wiryono, Ketua LPMK Kelurahan Pesurungan Lor Yermia, tokoh agama Ustadz Imam Kafandi, serta beberapa tokoh masyarakat.

Acara halal bihalal tersebut sekaligus syukuran 30 tahun usia Jamiyah Misbahus Salam yang masih eksis berjalan dalam mensyiarkan agama Islam.*** (Lintaspewarta.com/Ade Windiarto)

Tags:
#halal bihalal#kota tegal#wakil walikota#muhamad jumadi#pesurungan lor
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…