SuaraPantura.com - Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal, menggelar kegiatan deteksi dini penyakit tidak menular. Acara yang bertempat di Universitas Bhamada Slawi tersebut dalam rangka memperingati hari hipertensi sedunia yg jatuh setiap tanggal 17 Mei.
Dalam sambutanya pihak Dinkes yg diwakili Kabid UKM dan UPK, dr Sarmanah Adi Nuraeni mengatakan. Deteksi dini faktor resiko penyakit tidak menular sangat penting sekali. Karena di Indonesia sekitar 64 persen penduduk terjangkit penyakit tidak menular seperti hipertensi. "Di Indonesia sudah 64 persen terjakit penyakit tidak menular seperti hipertensi". Ungkapnya.
Dalam Pembukaan kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah pegawai dilingkungan Dinkes, civitas akademika, mahasiswa dan karyawan Universitas Bhamada. kemudian perwakilan civitas akademika Universitas Bhamada yang diwakili oleh Dr. Risnanto selaku wakil rektor bidang akademik.
Dan acara Seremonial pembukaan kegiatan pengecekan tekanan darah, gula darah kolestrol dan asam urat kepada sejumlah mahasiswa dan karyawan Universitas Bhamada.
Acara akan digelar selam dua hari kedepan, bertempat di laboratorium terpadu Universitas Bhamada.
"Harapan kami, kita dapat bekerja sama memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya." Pungkas Dr. Risnanto selaku wakil rektor bidang akademik, saat menutup sambutan pada pembukaan acara tersebut.
Seremonial pembukaan acara deteksi dini risiko PTM oleh Dinkes Kab. Tegal berjalan lancar.
"Semoga dengan adanya acara deteksi dini PTM ini, bisa membantu menanggulangi risiko kematian akibat PTM di Indonesia ini, terutama di Kab. Tegal sendiri. Harapannya, seluruh civitas akademika, mahasiswa dan karyawan Universitas Bhamada dapat memaksimalkan upaya pemerintah dalam meningkatkan angka harapan hidup, salah satunya dengan diadakannya acara deteksi dini PTM ini oleh Dinkes Kab. Tegal. " ungkap Dina Ane Triyandika, mahasiswi Universitas Bhamada saat diwawancarai memberikan kesan dan pesan.
***