SuaraPantura.com- Juminah, nenek tua yang setiap hari berjualan umbi-umbian di lesehan pinggir jalan area pasar Jatibogor Kecamatan Suradadi Kab. Tegal menyimpan cita-cita mulia yang hingga kini diperjuangkan.
Rupanya, Juminah memiliki Cita-Cita yang belum tercapai hingga kini.
Cita-Cita yang selalu menjadi doa setiap malamnya, dan selalu diikhtiarkan setiap harinya.
Satu yang diimpikan Juminah, yang sadar atau tidak membuatnya selalu semangat bangkit diwaktu subuh dan berangkat ke pasar tatkala fajar menyingsing.
"Mangkat kaji" Ucap Juminah.
Juminah yang tidak bisa berkomunikasi menggunakan bahasa Indonesia, hanya bisa berbicara dengan bahasa Jawa mengatakan jika dirinya sangat ingin mengunjungi Baitullah.
Ternyata Juminah ingin naik haji, keinginan 'lumrah' dimiliki oleh seorang muslim.
Juminah mengatakan kalau sudah mendaftar dari tahun 2013, dan masih dalam daftar tunggu. Entah tahun berapa Juminah bisa berangkat mengunjungi Baitullah, sedangkan usianya semakin hari semakin bertambah.
Juminah menitikkan air mata, ketika disinggung tentang cita-citanya tersebut. Sebab satu hal yang sangat dikhawatirkannya, yaitu tidak bisa mendatangi Baitullah hingga ajal menjemput.
"Muga-muga diparingi umur dawa, ben kelakon munggah kaji" Ucapnya sembari berkaca-kaca. ***