Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Pimred Suara Pantura Jadi Narasumber Diskusi Film Silat Tani di Pemalang

Tim Suara Pantura 03•
Seputar Bregas

SuaraPantura.com - Pimpinan Redaksi Suara Pantura, Desky Danu Aji menjadi narasumber dalam diskusi film Silat Tani di Pemalang.

Acara ini dipandegani oleh komunitas pegiat seni dan aktivis se-Jawa Tengah dan diselenggarakan di Padepokan Lintang Kemukus, Paduraksa Pemalang pada Sabtu, 5 November 2022.

Pimred Suara Pantura itu akan menyampaikan beberapa paparan terkait pengalamannya sebagai jurnalis di beberapa investigasi berkenaan dengan lingkungan hidup dan pertanian di wilayah sekitar.

Selain itu, dalam acara tersebut juga akan ada perform dari Che Revo and Friend, Andi Rustono dari Padepokan Lintang Kemukus, Iwang Nirwana dan Nursidik Senksonk yang merupakan budayawan lajang asal Tegal.

Film Silat Tani merupakan karya dokumenter dari tim Ekspedisi Indonesia Baru.

RSUD Ir Soekarno Sambangi Warga Ciduwet Penderita Luka Kronis Lewat Nakes Door to Door
Baca Juga · Seputar Bregas
RSUD Ir Soekarno Sambangi Warga Ciduwet Penderita Luka Kronis Lewat Nakes Door to Door

Dandhy Dwi Laksono, Farid Gaban, Yusuf Priambodo, dan Benaya Ryamizard Harobu berkeliling Indonesia dengan sepeda motor. Perjalanan bermula dari Wonosobo, Jawa Tengah, 1 Juli 2022.

Ekspedisi macam ini bukan hal baru bagi dua jurnalis senior: Dandhy dan Farid. 2009, Farid telah melakukan perjalanan serupa bertajuk Ekspedisi Zamrud Khatulistiwa bersama Ahmad Yunus. 2015, Dandhy melakukannya dengan Suparta Abdul Razak, jurnalis asal Geumpang, Aceh.

Kisah Jon Ali membuka alur Silat Tani. Ia mantan jurnalis di Jakarta yang pulang kampung ke Kelurahan, Desa Kadipaten, Kecamatan Selomerto, Wonosobo, Jawa Tengah, setelah bersua Farid Gaban. Ali beralih menjadi petani setelah Farid Gaban, juga dari Wonosobo, meyakinkannya.

Penonton diajak mengikuti aktivitas Jon Ali dan Farid yang datang ke sejumlah penjual beras. Mereka membandingkan harga beras dengan varietas berbeda. Farid dan Jon Ali menemukan beras yang dijual murah di pasar karena harganya ditekan agar tidak inflasi: tapi sebenarnya yang ditekan adalah petani.

Baca Juga · Seputar Bregas
Satlantas Brebes Jenguk Korban Kecelakaan di RSUD, Ajak Warga Tertib Berlalu Lintas

Rantai panjang distribusi dari gabah petani hingga menjadi beras di tangan konsumen juga merugikan petani dan menguntungkan tengkulak. Gabah di petani dibeli dengan harga murah tidak lebih dari Rp 4.500. Film ini menawarkan solusi: memangkas rantai itu sehingga petani bisa menjual langsung ke konsumen. Konsumen dapat harga murah, petani untung.

Film ini juga menyorot petani yang ditekan dengan pencemaran sumber mata air dan kehadiran industri dan pembangunan lain yang menyerobot lahan pertanian. Petani ditekan dan balik melawan demi mempertahankan lahan pertanian.

Film yang berdurasi 70 menit tersebut menceritakan tentang ancaman krisis pertanian di Indonesia pada 40 tahun ke depan.

Dengan indikasi makin terpuruknya sektor pertanian akibat tekanan internal maupun eksternal, yaitu, lahan yang menyusut, pendapatan dari pertanian mengecil, serta kebijakan pemerintah yang tidak berpihak kepada petani secara adil.

Baca Juga · Seputar Bregas
Rumah Ambruk di Surokidul Tegal, Anak 7 Tahun Meninggal Dunia

Film ini juga menayangkan betapa keras dan menyedihkannya proses perujuangan kaum tani dalam mempertahankan haknya atas tanah dari eksvansi lahan perusahaan.

Di Dieng salah satunya, petani dihadapkan mulai dari persoalan lahan perkebunan yang rusak, hingga kesulitan mengakses air bersih akibat aktifitas perusahaan pembangkit listrik geothermal.

Cuplikan intimidasi dan kriminalisasi terhadap petani tidak berdaya yang dipaksa menyerahkan lahannya ke perusahaan, pasti akan membuat remuk hati kita, hingga merintih seakan ikut merasakan sakitnya perjuangan kaum tani.

Gimana, tertarik gabung nonton bareng film ini? Yuks merapat.
***

Tags:
#jakarta#seni#jurnalis#tegal#pemalang#narasumber#film#jawa tengah#suara pantura#ekspedisi indonesia baru#silat tani#petani#desky danu aji
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…