Memuat...IDR/USD 16.285 0.12%IHSG 7.842,11 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C

Saham Bank Raksasa Berguguran! BBCA dan BBRI Cetak Level Terendah Baru, IHSG Ambruk 245 Poin

Sabila JP7 views
Ekbis

Suarapantura.com - Tekanan di pasar keuangan domestik semakin terasa. Saham-saham bank besar atau kelompok KBMI IV kompak mengalami penurunan tajam pada perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (8/6/2026).

Koreksi saham perbankan tersebut ikut menyeret Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok hingga 245 poin atau 4,36 persen ke level 5.347.

Salah satu yang mengalami tekanan terbesar adalah saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang turun Rp175 atau 3,45 persen menjadi Rp4.900 per saham. Level tersebut menjadi titik terendah baru yang dicapai saham emiten perbankan terbesar di Indonesia itu dalam beberapa waktu terakhir.

Tekanan serupa juga melanda saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) yang melemah 4,01 persen ke level Rp2.630 per saham.

KUR-KUPRA BRI Diduga Disulap Jadi Kredit Topengan, Rp1,09 Miliar Cair
Baca Juga · Ekbis
KUR-KUPRA BRI Diduga Disulap Jadi Kredit Topengan, Rp1,09 Miliar Cair

Tak hanya itu, saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) juga terkoreksi Rp90 atau 2,34 persen menjadi Rp3.750. Sementara PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) turun Rp130 atau 4,05 persen ke posisi Rp3.080 per saham.

Rupiah Makin Terpuruk

Pelemahan saham sektor perbankan terjadi bersamaan dengan merosotnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Pada perdagangan pagi, rupiah tercatat melemah Rp101 hingga menyentuh level Rp18.121 per dolar AS. Sepanjang tahun berjalan (year to date/ytd), nilai tukar rupiah disebut telah terkoreksi lebih dari 10 persen.

Kredit Crowde Disorot, CBA Desak Kejati DKI Bongkar OJK, Mandiri dan BJB
Baca Juga · Ekbis
Kredit Crowde Disorot, CBA Desak Kejati DKI Bongkar OJK, Mandiri dan BJB

Kondisi tersebut memicu kekhawatiran investor terhadap stabilitas ekonomi domestik dan prospek kinerja sektor keuangan ke depan.

IHSG Dibuka Langsung Merah

Sejak pembukaan perdagangan, tekanan jual sudah terlihat kuat di pasar saham. IHSG bahkan langsung dibuka turun 214 poin atau 3,75 persen ke level 5.390 sebelum akhirnya melanjutkan pelemahan.

Penurunan indeks kali ini bahkan lebih dalam dibandingkan sebagian besar bursa saham utama di kawasan Asia.

Nasabah Gugat BCA Rp137 Miliar di PN Jakpus, Kerugian Materiil Rp12 Miliar
Baca Juga · Ekbis
Nasabah Gugat BCA Rp137 Miliar di PN Jakpus, Kerugian Materiil Rp12 Miliar

Selain sektor perbankan, sejumlah sektor lain juga ikut mengalami tekanan, mulai dari sektor material dasar, industri, energi, konsumer primer, infrastruktur, transportasi hingga keuangan.

Beberapa saham berkapitalisasi besar (big cap) yang turut menyeret IHSG antara lain AMMN, TLKM, AADI, RAJA, BREN, MDKA, PTRO, BBCA hingga DSSA.

Investor Waspadai Tekanan Berlanjut

Analis menilai pelemahan rupiah, ketidakpastian ekonomi global, serta meningkatnya kekhawatiran terhadap arus modal keluar masih menjadi faktor utama yang membebani pasar keuangan Indonesia.

Jika tekanan terhadap rupiah terus berlanjut, sektor perbankan berpotensi menghadapi tantangan lebih besar, terutama terkait biaya dana, kualitas kredit, serta perlambatan aktivitas ekonomi.

Pelaku pasar kini menanti langkah lanjutan pemerintah dan Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas pasar keuangan di tengah gejolak yang terus meningkat.

Tags:
#Bank BCA#Bank BRI#Saham#IHSG#BEI
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…