Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Heboh Asisten Raffi Jadi Komisaris, Aktivis Desak Krakatau Posco Buka Alasan Tunjuk Mufli Budi Ananda

Sabila JP•
Ekbis

Suarapantura.com - Penunjukan Mufli Budi Ananda, yang dikenal sebagai mantan asisten Raffi Ahmad, sebagai Komisaris PT Krakatau Posco terus menuai sorotan. Kali ini, Forum Sipil Bersuara (FORSIBER) mendesak manajemen Krakatau Posco dan para pemegang saham memberikan penjelasan terbuka terkait dasar pengangkatan tersebut.

Aktivis FORSIBER, Hamdi Putra, menilai publik berhak mengetahui alasan objektif di balik penunjukan Mufli, mengingat posisi komisaris di perusahaan strategis bukan sekadar jabatan seremonial.

"Yang dipersoalkan bukan hak seseorang membangun karier, tetapi dasar objektif yang membuatnya dinilai layak menduduki kursi pengawasan di perusahaan strategis yang berkaitan dengan kepentingan negara," ujar Hamdi, Rabu (1/7/2026).

Komisaris Dinilai Harus Punya Kompetensi

Hamdi mengingatkan, Krakatau Posco merupakan perusahaan patungan antara PT Krakatau Steel (Persero) Tbk dan POSCO Korea Selatan yang memiliki kapasitas produksi baja sekitar 3 juta ton per tahun.

Gedung BUMD Kukar Diduga Digadaikan Diam-Diam ke Bank, DPRD Tak Pernah Beri Persetujuan: Kejari Ditantang Bongkar Skandal!
Baca Juga · Ekbis
Gedung BUMD Kukar Diduga Digadaikan Diam-Diam ke Bank, DPRD Tak Pernah Beri Persetujuan: Kejari Ditantang Bongkar Skandal!

Menurutnya, komisaris di perusahaan sebesar itu memiliki tanggung jawab besar, mulai dari mengawasi kinerja direksi hingga memastikan tata kelola perusahaan berjalan sesuai prinsip good corporate governance.

"Komisaris tidak cukup hanya hadir dalam rapat atau menjadi nama di struktur organisasi. Mereka harus mampu membaca risiko bisnis, memahami laporan keuangan, mengawasi transaksi penting, dan memastikan tidak ada kebijakan yang merugikan perusahaan," katanya.

Soroti Kinerja Krakatau Posco

Hamdi juga menyoroti kondisi keuangan Krakatau Posco yang masih menghadapi tekanan.

BTN dan Perumnas Jual Harapan Punya Rumah, Nabung DP Bertahun-tahun KPR Belum Tentu Disetujui!
Baca Juga · Ekbis
BTN dan Perumnas Jual Harapan Punya Rumah, Nabung DP Bertahun-tahun KPR Belum Tentu Disetujui!

Berdasarkan laporan keuangan PT Krakatau Steel, Krakatau Posco membukukan pendapatan sekitar US$2,07 miliar pada 2025, namun masih mencatatkan rugi bersih sekitar US$124,45 juta.

Nilai kerugian tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di kisaran US$39,80 juta.

Karena Krakatau Steel memiliki 50 persen saham di Krakatau Posco, menurut Hamdi, setiap kerugian perusahaan patungan tersebut juga berdampak terhadap perusahaan pelat merah tersebut.

Kredit Lunas, SK PNS dan Kartu Taspen Hilang, BTN Ambon Disomasi: Nasabah Minta Tanggung Jawab
Baca Juga · Ekbis
Kredit Lunas, SK PNS dan Kartu Taspen Hilang, BTN Ambon Disomasi: Nasabah Minta Tanggung Jawab

Pertanyakan Rekam Jejak Mufli

Hamdi mempertanyakan apakah Mufli memiliki pengalaman yang relevan di bidang industri baja maupun tata kelola korporasi.

Ia mempertanyakan apakah komisaris baru tersebut memiliki kompetensi di bidang:

  • Industri baja;

  • Manajemen risiko;

  • Keuangan perusahaan;

  • Tata kelola perusahaan (good corporate governance);

  • Restrukturisasi bisnis;

  • Pengawasan perusahaan patungan internasional.

"Apakah ia dipilih untuk memperkuat pengawasan perusahaan yang sedang menghadapi kerugian? Ataukah proses penunjukannya lebih didasarkan pada kedekatan dengan lingkaran kekuasaan dan popularitas?" ujarnya.

Belum Ada Penjelasan Resmi

Hingga berita ini ditulis, PT Krakatau Posco maupun para pemegang saham belum memberikan penjelasan resmi mengenai pertimbangan pengangkatan Mufli Budi Ananda sebagai komisaris.

Publik kini menunggu klarifikasi perusahaan terkait proses seleksi, kompetensi, dan alasan penunjukan tersebut di tengah sorotan luas masyarakat.

Tags:
#Mufli Budi Ananda#PT Krakatau Posco#RAfi Ahmad#Forsiber
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…