Foto: Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI, M. Sarmuji. (Dok. DPP Partai Golkar)
Harta Sarmuji Menjadi Sorotan Baru Setelah Penetapan Menjadi Menteri
Sarmuji, yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Dewan Pendukung Partai Golkar, baru saja dilantik sebagai Menteri Perindustrian. Update yang muncul dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) per 31 Desember 2025 Menyoroti total harta bersih Sarmuji sebesar Rp14,93 miliar, setelah dikurangi utang.
Angka tersebut memastikan bahwa tanah dan bangunan memegang peranan utama, menyumbang hampir 70% dari seluruh nilai aset. Terdapat enam properti, yakni
- Tanah seluas 27.530 m² di Surabaya, dinilai Rp5,89 miliar – tercatat sebagai hibah tanpa akta.
- Tanah seluas 364 m² di Surabaya, Rp725,21 juta.
- Tanah seluas 120 m² di Sidoarjo, Rp102,72 juta.
- Tanah dan bangunan lain di Jakarta Selatan dan Kediri.
Bagian lain dari harta berskala besar terkait alat transportasi dan mesin, menampung nilai total Rp6,20 miliar. Di antaranya, kapalnya berlabel JEANITA Kapal SPOB (2017) bernilai Rp5,57 miliar – memangkas pajak, karena tercatat hasil karya pribadi. Sarmuji menambahkan satu motor Honda Beat (2015) serta tiga mobil: Toyota Innova (2018), model Toyota (2021), dan Honda (2022).
Data ini menjadi sorotan publik karena Sarmuji baru saja memegang posisi Menteri. Apa dampaknya bagi narasi fiskal publik dan integritas politisi? Itu panggilan semua pihak, termasuk media, langsung menegaskan pentingnya transparansi dalam uang politik.