ilustrasi gagal login bank jago.
Suarapantura.com – Akses rekening yang mendadak terputus selama lima hari membuat Dede Maulana, nasabah Bank Jago asal Bandung, Jawa Barat, mempertanyakan kejelasan penanganan kendala yang dialaminya. Meski telah menghubungi sejumlah kanal layanan resmi, ia mengaku belum mendapatkan kepastian kapan akses ke akunnya dapat dipulihkan.
Dalam pengaduannya yang ditujukan kepada Media Konsumen, Dede menceritakan bahwa masalah bermula pada 14 Oktober 2026, ketika ia hendak memeriksa saldo rekening. Tanpa diduga, akun Bank Jago miliknya keluar secara otomatis dari aplikasi.
Saat mencoba masuk kembali, ia justru mendapati pesan kesalahan bertuliskan “Sorry, we can’t link this device”. Pesan tersebut membuatnya tidak dapat mengakses akun seperti biasanya.

Dede memahami bahwa sistem keamanan perbankan dapat membatasi akses apabila terdeteksi aktivitas yang dianggap tidak biasa. Namun, menurut dia, nasabah tetap membutuhkan informasi yang jelas ketika pembatasan tersebut membuat akses rekening tidak dapat digunakan selama berhari-hari.
Sudah Menghubungi Layanan Resmi, Belum Ada Kepastian
Pada hari yang sama ketika masalah terjadi, Dede mengaku langsung menghubungi layanan pelanggan Bank Jago melalui nomor telepon 1500746. Ia juga menindaklanjuti pengaduannya melalui WhatsApp resmi di nomor +62 817-0007-460 serta email [email protected].




Dari komunikasi dengan layanan pelanggan, Dede menyebut dirinya mendapat informasi bahwa terdapat aktivitas yang dinilai tidak wajar pada akunnya. Ia kemudian diminta menunggu proses pemeriksaan dengan estimasi waktu maksimal tiga hari.
Namun, menurut pengaduannya, hingga lima hari setelah kendala pertama kali terjadi, akses akun tersebut masih belum pulih. Ia juga mengaku belum memperoleh penjelasan yang memadai mengenai perkembangan pemeriksaan maupun perkiraan waktu penyelesaian.
Kondisi ini membuat Dede mempertanyakan kejelasan proses penanganan laporan yang telah disampaikan melalui beberapa saluran resmi tersebut.
Keamanan Penting, Kepastian Penanganan Juga Dibutuhkan
Dalam layanan keuangan digital, perlindungan akun merupakan hal penting. Pemeriksaan terhadap aktivitas yang dianggap tidak biasa dapat menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan nasabah.
Namun, ketika pemeriksaan berdampak pada terhentinya akses ke rekening, komunikasi yang jelas menjadi sama pentingnya. Nasabah perlu mengetahui apakah laporan masih diperiksa, apakah ada dokumen atau langkah tambahan yang harus dipenuhi, serta bagaimana perkiraan waktu penyelesaiannya.
Tanpa informasi tersebut, nasabah berpotensi menghadapi ketidakpastian saat membutuhkan akses ke layanan keuangannya sendiri.
Dede berharap Bank Jago memberikan penjelasan mengenai status laporan yang telah disampaikan, alasan kendala masih berlangsung, dan estimasi pemulihan akses yang dapat dipertanggungjawabkan.
Ia juga melampirkan tangkapan layar kendala pada aplikasi serta bukti komunikasi melalui WhatsApp dan email sebagai bahan pendukung pengaduannya.
Hingga pengaduan tersebut disampaikan, Dede berharap pihak Bank Jago segera menindaklanjuti persoalan itu dan memberikan kepastian penyelesaian.

Bagi nasabah, persoalannya bukan hanya akun yang tiba-tiba keluar dari aplikasi, tetapi juga kejelasan kapan akses dapat kembali digunakan dan bagaimana proses pemeriksaan berlangsung.
Catatan: Berita ini disusun berdasarkan pengaduan Dede Maulana. Penjelasan dari pihak Bank Jago belum tercantum dalam materi pengaduan yang tersedia.