Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

UMKM Mengaku Dipersulit Ajukan KUR, Aktivis Ancam Geruduk Bank Mandiri Majene: Izin Operasional Diminta Dicabut!

Sabila JP•
Ekbis

Ilustrasi gedung perkantoran Bank Mandiri. (Foto: Dok. Bank Mandiri)

Suarapantura.com - Pelayanan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank Mandiri Kantor Cabang Pembantu (KCP) Majene, Sulawesi Barat, menjadi sorotan setelah seorang pengusaha UMKM mengaku kesulitan memperoleh kepastian pembiayaan meski merasa telah memenuhi persyaratan yang disampaikan pihak bank.

Keluhan tersebut kini berkembang menjadi desakan evaluasi terhadap keberadaan Bank Mandiri di Majene. Bahkan, seorang aktivis bernama Masdar mengancam akan menggeruduk kantor bank tersebut bersama sejumlah elemen masyarakat apabila tidak ada penjelasan mengenai persoalan yang dikeluhkan pelaku UMKM.

Masdar menilai akses pembiayaan melalui KUR semestinya menjadi sarana membantu masyarakat mengembangkan usaha, bukan justru menyisakan ketidakjelasan bagi calon debitur.

Desakan itu disampaikan Masdar kepada pewarta mataindonesia.co.id melalui wawancara WhatsApp, Jumat (30/10/2026).

Menurutnya, bank sebagai lembaga penyalur KUR memiliki tanggung jawab memberikan pelayanan profesional, transparan, dan sesuai ketentuan program pemerintah.

Ia juga meminta manajemen Bank Mandiri menjelaskan secara terbuka mekanisme pengajuan KUR, persyaratan yang harus dipenuhi, serta alasan apabila permohonan calon debitur tidak dapat dilanjutkan.

"Kalau memang Bank Mandiri tidak memberikan dampak nyata bagi masyarakat, lebih baik keberadaannya di Majene dievaluasi. Bahkan, kalau tidak memberikan manfaat bagi masyarakat, lebih baik dihilangkan saja dari Majene," tegas Masdar.

Aktivis Siapkan Konsolidasi, Kantor Bank Terancam Didatangi Massa

Gedung BUMD Kukar Diduga Digadaikan Diam-Diam ke Bank, DPRD Tak Pernah Beri Persetujuan: Kejari Ditantang Bongkar Skandal!
Baca Juga · Ekbis
Gedung BUMD Kukar Diduga Digadaikan Diam-Diam ke Bank, DPRD Tak Pernah Beri Persetujuan: Kejari Ditantang Bongkar Skandal!

Masdar tidak berhenti pada kritik. Ia menyatakan akan melakukan konsolidasi dengan sejumlah elemen untuk menyikapi persoalan pelayanan KUR tersebut.

Rencana aksi unjuk rasa pun mulai disiapkan dengan sasaran kantor Bank Mandiri KCP Majene.

"Kami akan segera melakukan konsolidasi untuk menggeruduk kantor Bank Mandiri Majene. Ini sebagai bentuk protes dan desakan agar pihak bank tidak mempersulit masyarakat, khususnya pengusaha UMKM yang membutuhkan akses permodalan," ungkapnya.

Menurut Masdar, keluhan masyarakat terkait akses pembiayaan perlu mendapatkan perhatian serius. Sebab, keterbatasan modal menjadi salah satu persoalan yang dihadapi pelaku usaha kecil ketika ingin memperluas kegiatan bisnisnya.

Ia berharap manajemen Bank Mandiri tidak mengabaikan aspirasi tersebut dan segera memberikan penjelasan mengenai mekanisme pelayanan KUR.

Sudah Mengaku Penuhi Persyaratan, Pengusaha UMKM Belum Mendapat Kepastian

Sebelumnya, seorang pengusaha UMKM di Kabupaten Majene mengaku kecewa karena belum memperoleh kepastian atas pengajuan fasilitas KUR di Bank Mandiri.

BTN dan Perumnas Jual Harapan Punya Rumah, Nabung DP Bertahun-tahun KPR Belum Tentu Disetujui!
Baca Juga · Ekbis
BTN dan Perumnas Jual Harapan Punya Rumah, Nabung DP Bertahun-tahun KPR Belum Tentu Disetujui!

Pengusaha tersebut meminta identitasnya tidak dipublikasikan saat diwawancarai di Majene, Kamis (29/10/2026).

Ia mengklaim telah memenuhi sejumlah persyaratan yang disampaikan langsung oleh pegawai Bank Mandiri. Bahkan, dokumen pendukung dan informasi mengenai usaha yang dijalankannya telah disiapkan.

"Persyaratan sudah kami penuhi sesuai dengan apa yang dipersyaratkan. Persyaratan itu disampaikan langsung oleh pegawai Bank Mandiri," ungkapnya.

Ia juga menyatakan kesiapannya apabila pihak bank meminta agunan sepanjang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Kami juga siap kalau pihak bank meminta agunan. Pokoknya, segala berkas sudah kami siapkan, termasuk usaha kami yang jelas," ujarnya.

Meski demikian, ia mengaku belum mendapatkan kejelasan mengenai kelanjutan permohonan pembiayaan tersebut.

Ia berharap pihak Bank Mandiri memberikan informasi transparan mengenai status pengajuan, termasuk apabila masih terdapat persyaratan tambahan yang harus dipenuhi.

Kredit Lunas, SK PNS dan Kartu Taspen Hilang, BTN Ambon Disomasi: Nasabah Minta Tanggung Jawab
Baca Juga · Ekbis
Kredit Lunas, SK PNS dan Kartu Taspen Hilang, BTN Ambon Disomasi: Nasabah Minta Tanggung Jawab

Bank Mandiri Diminta Buka Penjelasan

Persoalan ini menyisakan sejumlah pertanyaan yang perlu dijawab pihak Bank Mandiri. Apakah pengajuan KUR tersebut sudah masuk tahap analisis kredit? Apakah terdapat persyaratan yang belum terpenuhi? Ataukah permohonan pembiayaan belum dapat disetujui berdasarkan hasil penilaian kelayakan usaha dan kemampuan membayar calon debitur?

Perlu diketahui, KUR merupakan program pembiayaan pemerintah yang penyalurannya tetap harus mengikuti persyaratan dan prinsip kehati-hatian perbankan. Karena itu, tidak setiap pengajuan otomatis disetujui, meskipun calon debitur merasa telah melengkapi dokumen.

Namun, calon debitur berhak memperoleh informasi yang jelas mengenai proses dan status permohonannya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari manajemen Bank Mandiri KCP Majene mengenai keluhan pengusaha UMKM maupun desakan aktivis tersebut.

Ruang klarifikasi dan hak jawab tetap terbuka bagi Bank Mandiri untuk menjelaskan mekanisme penyaluran KUR, alasan belum adanya kepastian pengajuan yang dikeluhkan, serta tanggapan atas rencana aksi masyarakat.

Publik kini menunggu apakah pihak bank akan memberikan penjelasan terbuka atau justru membiarkan persoalan ini berkembang menjadi aksi protes di kantor cabang.

Tags:
#Bank Mandiri#Nasabah#KUR#UMKM
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…