Memuat...IDR/USD 16.285 0.12%IHSG 7.842,11 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C

Adu Harta Bos BNI: Alexandra Askandar Rp177 Miliar, Putrama Rp90 Miliar

Sabila JP7 views
Gaya Hidup

Ilustasi, Perbandingan kekayaan Direksi BNI: Alexandra Askandar vs Putrama Wahju Setyawan (Foto: Dok. BNI)

Suarapantura.com - Dua nama berada di pucuk pimpinan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI. Putrama Wahju Setyawan duduk sebagai Direktur Utama, sementara Alexandra Askandar dipercaya sebagai Wakil Direktur Utama.

Di balik posisi strategis tersebut, laporan harta kekayaan periode 2024 memperlihatkan angka yang mencolok.

Harta Alexandra Askandar tercatat hampir dua kali lipat dibanding Putrama Wahju Setyawan.

Berdasarkan data LHKPN 2024, Alexandra melaporkan kekayaan sekitar Rp177,3 miliar. Sementara Putrama tercatat memiliki harta sekitar Rp90,2 miliar.

Selisihnya mencapai sekitar Rp87,1 miliar.

Lantas, dari mana saja kekayaan dua pucuk pimpinan bank BUMN tersebut?

Alexandra Askandar: Rp177,3 Miliar

Dalam LHKPN periode 2024, Alexandra Askandar tercatat memiliki total kekayaan Rp177.300.178.825.

Harta tersebut terdiri dari sejumlah kategori, mulai dari tanah dan bangunan, alat transportasi dan mesin, harta bergerak lainnya, surat berharga, kas dan setara kas hingga harta lainnya.

Salah satu komponen terbesar adalah surat berharga yang nilainya mencapai sekitar Rp82,51 miliar.

Kemudian tanah dan bangunan dilaporkan sekitar Rp70,46 miliar.

Alexandra juga mencatatkan alat transportasi dan mesin sekitar Rp1,08 miliar, kas dan setara kas sekitar Rp12,15 miliar, serta komponen harta lainnya.

Kalau Jember Bisa Jebol Rp41,48 Miliar, Bagaimana dengan Cabang BNI Lain?
Baca Juga · Gaya Hidup
Kalau Jember Bisa Jebol Rp41,48 Miliar, Bagaimana dengan Cabang BNI Lain?

Dalam laporan tersebut, Alexandra juga mencantumkan utang sekitar Rp28 miliar.

Dengan demikian, angka Rp177,3 miliar merupakan total harta setelah memperhitungkan kewajiban tersebut.

Putrama Wahju Setyawan: Rp90,2 Miliar

Sementara itu, Direktur Utama BNI Putrama Wahju Setyawan melaporkan total harta Rp90.202.453.008 untuk periode 2024.

Menariknya, Putrama tercatat tidak memiliki utang dalam laporan tersebut.

Komponen terbesar kekayaan Putrama berasal dari surat berharga senilai sekitar Rp55,69 miliar.

Kemudian kas dan setara kas mencapai sekitar Rp13,39 miliar.

Untuk tanah dan bangunan, Putrama melaporkan aset sekitar Rp9,85 miliar.

Properti tersebut tersebar di sejumlah daerah, antara lain Bekasi, Sleman dan Surakarta.

Bukan Cuma Rumah, Garasi Putrama Juga Jadi Sorotan

Bagian yang cukup mencolok dari LHKPN Putrama adalah nilai alat transportasi dan mesin.

Totalnya mencapai sekitar Rp10,739 miliar.

Transfer BI-FAST Rp25 Juta dari blu Berhasil, Kok Belum Masuk ke Rekening Permata?
Baca Juga · Gaya Hidup
Transfer BI-FAST Rp25 Juta dari blu Berhasil, Kok Belum Masuk ke Rekening Permata?

Dalam daftar tersebut tercatat sejumlah kendaraan, antara lain Toyota Land Cruiser 200 VXR 2018, Toyota Land Cruiser 70 Troop Carrier 2023, Mercedes-Benz GLC 300 4M Coupe, Mercedes-Benz G300 Single Cabin, Land Rover Defender 90, Suzuki Jimny hingga sejumlah sepeda motor.

Ada pula Harley-Davidson XL 1200X Sportster, BMW R Nine T dan Kawasaki W800.

Jika melihat angka yang dilaporkan, koleksi kendaraan Putrama bahkan memiliki nilai yang lebih besar dibanding total tanah dan bangunannya.

Selisih Rp87 Miliar

Jika dua laporan tersebut diletakkan berdampingan, perbedaannya cukup mencolok.

Alexandra Askandar: Rp177,3 miliar.

Putrama Wahju Setyawan: Rp90,2 miliar.

Selisihnya sekitar Rp87,1 miliar atau hampir setara dengan total kekayaan Putrama.

Namun angka tersebut tidak otomatis menunjukkan siapa yang lebih berhasil atau lebih unggul. LHKPN hanya menggambarkan harta yang dilaporkan pada periode tertentu dan struktur aset masing-masing orang bisa sangat berbeda.

Dari Bank Mandiri ke Pucuk Pimpinan BNI

Alexandra memiliki rekam jejak panjang di industri perbankan.

Ia memulai karier di Bank Mandiri pada 2000 sebagai Assistant Vice President dan kemudian menduduki sejumlah posisi strategis, termasuk di bidang corporate banking.

Garasi Dirut BNI Putrama Wahju Setyawan: 15 Kendaraan, Ada Land Cruiser, Mercedes hingga Harley-Davidson
Baca Juga · Gaya Hidup
Garasi Dirut BNI Putrama Wahju Setyawan: 15 Kendaraan, Ada Land Cruiser, Mercedes hingga Harley-Davidson

Kariernya terus meningkat hingga menjadi Direktur Corporate Banking dan kemudian Wakil Direktur Utama Bank Mandiri pada 2020.

Pada Maret 2025, Alexandra berpindah ke BNI dan ditetapkan sebagai Wakil Direktur Utama.

Pada saat yang sama, Putrama Wahju Setyawan ditetapkan sebagai Direktur Utama BNI.

Artinya, dua figur dengan latar belakang panjang di industri perbankan kini berada dalam satu jajaran pimpinan bank pelat merah.

Kekayaan dan Jabatan, Dua Hal yang Berbeda

LHKPN memang membuka gambaran mengenai aset yang dilaporkan para pejabat dan pimpinan yang wajib menyampaikan laporan kekayaan.

Namun, angka kekayaan tidak dapat dibaca sebagai ukuran kinerja seseorang.

Yang terlihat dari data tersebut adalah struktur dan nilai harta yang dilaporkan, bukan penilaian mengenai sumber penghasilan, prestasi, ataupun kualitas kepemimpinan.

BNI sendiri dalam laporan tahunannya mencatat Putrama sebagai Direktur Utama dan Alexandra sebagai Wakil Direktur Utama.

Kini publik tinggal melihat bagaimana dua bankir tersebut menjalankan peran masing-masing di salah satu bank BUMN terbesar di Indonesia.

Tags:
#Putrama Wahju Setyawan#alexandra askandar#Bank BNI#LHKPN#Kekayaan
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…