Foto ijazah Jokowi yang ditunjukkan ke publik. (Twitter)
Suarapantura.com - Sidang lanjutan perkara dugaan pencemaran nama baik dengan terdakwa dr. Tifauzia Tyassuma (Dokter Tifa) kembali menjadi perhatian publik. Menjelang persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, muncul unggahan di media sosial yang mengaitkan Presiden Prabowo Subianto dengan isu ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).
Unggahan tersebut berasal dari akun media sosial X milik akademisi Ali Syarief, yang menuliskan klaim bahwa ada pihak yang meyakinkan dirinya Presiden Prabowo mengetahui dugaan ijazah S1 Jokowi palsu.
"Ada yang meyakinkan, bahwa Prabowo tahu ijazah S1 Jokowi palsu," tulis Ali Syarief melalui akun X pribadinya, Kamis (9/7/2026).
Hingga artikel ini ditulis, tidak ada bukti resmi maupun pernyataan dari aparat penegak hukum yang membenarkan klaim tersebut. Prabowo Subianto juga belum memberikan tanggapan terkait unggahan yang beredar di media sosial tersebut.
Sidang Dokter Tifa Masuk Agenda Eksepsi
Pada hari yang sama, Pengadilan Negeri Jakarta Timur menggelar sidang lanjutan perkara yang menjerat Dokter Tifa.
Agenda persidangan adalah penyampaian nota keberatan (eksepsi) dari tim kuasa hukum terhadap surat dakwaan yang sebelumnya dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU).
Perkara tersebut berawal dari unggahan Dokter Tifa di media sosial yang membahas dugaan ijazah Jokowi.
Dalam surat dakwaan, jaksa menyatakan unggahan tersebut dinilai mencemarkan nama baik Jokowi sehingga menimbulkan kerugian immateriil.
Jaksa menyebut rangkaian unggahan mengenai analisis foto wisuda, bentuk wajah hingga dokumen ijazah dianggap menyerang kehormatan dan martabat pribadi Jokowi.
Proses Hukum Masih Berjalan
Perkara ini masih berada dalam tahap pemeriksaan di pengadilan dan belum terdapat putusan berkekuatan hukum tetap.
Sementara itu, isu mengenai keaslian ijazah Jokowi sendiri juga telah beberapa kali menjadi polemik di ruang publik. Namun hingga kini belum ada putusan pengadilan yang menyatakan ijazah Jokowi palsu.
Karena itu, berbagai klaim yang beredar di media sosial, termasuk yang mengaitkan nama Presiden Prabowo Subianto, masih merupakan pernyataan sepihak yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Baik pihak Prabowo Subianto maupun Joko Widodo hingga saat ini belum memberikan pernyataan resmi terkait unggahan Ali Syarief tersebut. Proses persidangan terhadap Dokter Tifa sendiri masih terus berlangsung sesuai mekanisme hukum yang berlaku.