Suarapantura.com - Sebuah bus antar kota PO Coyo jurusan Semarang-Cirebon terbakar hebat saat melintas di jalur Pantura KM 15, Desa Rawaurip, Kabupaten Cirebon, Kamis (28/5/2026) siang. Kobaran api sempat memicu kepanikan pengemudi dan penumpang sebelum akhirnya seluruh penumpang berhasil menyelamatkan diri.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Bus bernomor polisi G 1216 QA itu tiba-tiba mengeluarkan asap dari bagian AC kabin tengah ketika sedang melaju di jalur utama Pantura.
Kasat Lantas Polresta Cirebon, AKP Yudha, mengatakan sopir langsung menepikan kendaraan begitu mengetahui adanya asap yang keluar dari dalam bus.
“Pengemudi melihat asap muncul dari bagian AC kabin tengah saat bus melaju, kemudian kendaraan langsung menepi,” ujar Yudha.
Setelah kendaraan berhenti, kernet sempat memeriksa bagian aki bus. Namun bukannya mereda, api justru semakin membesar dan cepat menjalar dari area tengah kendaraan.
Melihat kobaran api mulai membesar, sopir, kernet, dan tiga penumpang yang berada di dalam bus langsung keluar untuk menyelamatkan diri menjauh dari lokasi kebakaran.
“Tidak ada korban jiwa baik sopir, kernet maupun tiga penumpang yang berada di dalam bus,” kata Yudha.
Kebakaran bus sempat menarik perhatian warga dan pengguna jalan yang melintas di jalur Pantura Cirebon. Asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dari badan bus yang perlahan dilalap api.
Kernet bus bersama dua warga sekitar sempat berusaha memadamkan api menggunakan alat seadanya sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.
Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.30 WIB setelah satu unit mobil pemadam kebakaran dari UPT Pangenan diterjunkan ke lokasi kejadian.
“Api berhasil dipadamkan menggunakan satu unit Damkar UPT Pangenan,” ujar Yudha.
Akibat insiden tersebut, sebagian besar badan bus mengalami kerusakan parah karena terbakar. Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran kendaraan tersebut.
Peristiwa ini juga sempat menyebabkan arus lalu lintas di jalur Pantura tersendat karena banyak pengendara memperlambat laju kendaraan saat melintasi lokasi kejadian.