Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

BMKG: Gelombang hingga 4 Meter Berpotensi Terjang Perairan Selatan Jawa Tengah

M teguh•
Jateng Pantura

Foto: Jatim Satu News

Suarapantura.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di sejumlah perairan Indonesia, termasuk Samudra Hindia di selatan Jawa Tengah. Dalam peringatan tersebut, gelombang setinggi 2,5 hingga 4 meter berpeluang terjadi dan perlu diwaspadai oleh masyarakat pesisir, nelayan, serta operator transportasi laut.

Peringatan dini ini berlaku mulai 11 Oktober 2026 hingga Rabu, 14 Oktober 2026 pukul 07.00 WIB. Selama periode tersebut, kondisi laut di selatan Pulau Jawa diperkirakan kurang bersahabat, terutama bagi kapal-kapal berukuran kecil yang lebih rentan terhadap hantaman gelombang.

Selain perairan selatan Jawa Tengah, gelombang setinggi 2,5 hingga 4 meter juga berpotensi terjadi di Samudra Hindia selatan Banten, Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Barat. Di sisi barat Sumatra, wilayah yang masuk daftar peringatan meliputi perairan barat Kepulauan Nias, Kepulauan Mentawai, Bengkulu, dan Lampung.

Konser Andrea Bocelli di Borobudur Dipastikan Tetap Digelar 31 Oktober
Baca Juga · Jateng Pantura
Konser Andrea Bocelli di Borobudur Dipastikan Tetap Digelar 31 Oktober

BMKG menjelaskan bahwa tingginya gelombang dipicu oleh pola dan kecepatan angin. Di wilayah selatan ekuator, angin umumnya bertiup dari arah timur hingga tenggara. Di perairan selatan Jawa, kecepatan angin diperkirakan dapat mencapai sekitar 20 knot. Angin yang semakin kencang membuat gelombang semakin tinggi dan kondisi pelayaran menjadi lebih berisiko.

Di sejumlah perairan lain, gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter juga berpotensi terjadi, antara lain di Laut Jawa bagian tengah dan timur, Laut Bali, Selat Makassar bagian selatan, serta Laut Maluku. Meski lebih rendah, ketinggian gelombang tersebut tetap perlu diperhitungkan, khususnya oleh perahu nelayan dan kapal kecil.

Baca Juga · Jateng Pantura
Kabur ke Hutan, Dua Terduga Pengedar Obat Keras Ditangkap di Purbalingga

BMKG mengingatkan bahwa gelombang setinggi 2,5 hingga 4 meter dapat mengganggu aktivitas pelayaran dan berisiko terhadap keselamatan. Nelayan, operator kapal penyeberangan, dan pengguna transportasi laut di wilayah terdampak diminta mempertimbangkan kondisi cuaca sebelum berangkat dan tidak memaksakan perjalanan apabila kondisi laut dinilai tidak aman.

Masyarakat juga diimbau memantau pembaruan informasi cuaca maritim melalui kanal resmi BMKG, seperti laman peringatan gelombang tinggi, aplikasi InfoBMKG, dan akun media sosial resmi BMKG. Kondisi gelombang dapat berubah mengikuti perkembangan angin dan cuaca, sehingga informasi terbaru perlu diperiksa sebelum melakukan aktivitas di laut.

Jaga Integritas APBD 2027, Sekda Jateng Ingatkan Anggaran Bukan Hak Pribadi
Baca Juga · Jateng Pantura
Jaga Integritas APBD 2027, Sekda Jateng Ingatkan Anggaran Bukan Hak Pribadi

Sumber: Media Indonesia, Jatim Satu News, RCTI+.

Tags:
#jawa tengah#bmkg#gelombang tinggi#perairan selatan#nelayan#cuaca maritim
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…