Suarapantura.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Jawa Tengah pada Jumat, 16 Oktober 2026 didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan sepanjang hari. Hujan belum diprakirakan turun secara berarti dari pagi hingga sore hari, sehingga suasana terik masih akan dirasakan di banyak wilayah.
Prakiraan yang disampaikan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang menyebutkan suhu udara di Jawa Tengah berkisar antara 16 hingga 37 derajat Celsius. Kelembapan udara diprakirakan berada pada rentang 35 hingga 95 persen, sedangkan angin umumnya bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan 10 sampai 30 kilometer per jam.
Sejumlah wilayah berpotensi merasakan suhu tertinggi hingga 37 derajat Celsius. Daerah-daerah tersebut tersebar di kawasan pantai utara (pantura) dan sebagian Solo Raya, antara lain Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Sragen, Surakarta, Grobogan, Blora, Rembang, Pati, Jepara, Demak, Kendal, Batang, dan Semarang. Warga di wilayah tersebut diimbau mengantisipasi udara panas terutama pada siang hari.
Kondisi kering ini berkaitan dengan musim kemarau yang masih berlangsung hingga pertengahan Oktober. Vegetasi yang mengering dan minimnya hujan membuat risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meningkat. Masyarakat diminta tidak membakar sampah atau lahan secara sembarangan, serta segera melaporkan titik api yang terlihat kepada petugas.
Untuk wilayah perairan, BMKG memprakirakan tinggi gelombang di perairan utara Jawa Tengah berkisar 0,5 hingga 1,25 meter, sementara di perairan selatan berkisar 1,25 hingga 2,5 meter. Nelayan dan pelaku pelayaran diimbau tetap memperhatikan perkembangan prakiraan gelombang sebelum melaut.
Selain itu, BMKG mengeluarkan peringatan potensi banjir rob di pesisir pantura, mulai dari Brebes hingga Rembang. Air pasang diprakirakan mencapai puncaknya sekitar tengah malam hingga pukul 05.00 WIB dengan ketinggian sekitar 0,9 meter. Kondisi ini berpotensi mengganggu transportasi, aktivitas bongkar muat di pelabuhan, perikanan darat, dan petani garam.
Gambaran cuaca panas dan kering tersebut sejalan dengan prakiraan untuk wilayah Brebes, Tegal, dan Slawi yang juga diprakirakan cerah berawan dan terik pada Jumat ini, dengan suhu di Kabupaten Tegal sekitar 25 hingga 35 derajat Celsius. Sementara itu, wilayah Surakarta diprakirakan cerah hampir sepanjang hari dengan suhu 24 hingga 39 derajat Celsius berdasarkan data BMKG. Awal musim hujan 2026/2027 di Jawa Tengah sendiri diprakirakan mundur, dengan Brebes dan sebagian Tegal termasuk wilayah yang paling awal memasuki musim hujan pada awal November.
Menghadapi cuaca panas, warga diimbau mencukupi kebutuhan cairan, membatasi paparan sinar matahari langsung pada siang hari, serta melindungi anak-anak dan lansia dari terik. Warga pesisir juga diminta mewaspadai genangan rob pada dini hari dan mengikuti informasi resmi BMKG.
Sumber: Media Indonesia, MercuSwara, BMKG.