Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Bupati Klaten Tiba di Gedung KPK, Tong Biru Diduga Penampung Uang Ikut Disita

M teguh•
Jateng Pantura

Foto: Antara via NTVNews

Suarapantura.com - Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta pada Jumat (16/10/2026) pagi, sehari setelah terjaring operasi tangkap tangan (OTT). Kedatangannya menandai berlanjutnya penanganan perkara dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klaten ke tahap pemeriksaan intensif di ibu kota.

Hamenang tiba sekitar pukul 07.00 WIB dan menjadi orang pertama yang sampai di Gedung Merah Putih KPK. Ia terlihat mengenakan masker, jaket, dan topi berwarna hitam saat turun dari kendaraan dengan pengawalan penyidik. Di belakang rombongan, petugas tampak membawa sebuah ember atau tong plastik berwarna biru yang turut diamankan dalam operasi tersebut.

Sebanyak sembilan orang dibawa dari Klaten ke Jakarta menggunakan kereta pada Kamis (15/10/2026) malam. Salah satu di antaranya adalah Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jawa Tengah. Selain itu, satu orang lainnya yang diamankan di Jakarta turut menjalani pemeriksaan, sehingga total ada 10 orang yang diperiksa di Gedung Merah Putih KPK.

Konser Andrea Bocelli di Borobudur Dipastikan Tetap Digelar 31 Oktober
Baca Juga · Jateng Pantura
Konser Andrea Bocelli di Borobudur Dipastikan Tetap Digelar 31 Oktober

Dalam operasi itu, KPK menyita uang tunai sekitar Rp1,9 miliar. Jumlah tersebut lebih besar daripada perkiraan awal yang menyebut barang bukti uang sekitar Rp1 miliar. Petugas juga menyita tong plastik biru bertuliskan "Dalam Pengawasan KPK" yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan, tong tersebut diduga digunakan untuk menampung atau menyimpan dugaan penerimaan uang. Ia menyampaikan keterangan itu kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK pada Jumat pagi. Menurut Budi, barang bukti uang dan tong itu diamankan dalam rangkaian operasi tangkap tangan di Klaten dan Jakarta.

Baca Juga · Jateng Pantura
Kabur ke Hutan, Dua Terduga Pengedar Obat Keras Ditangkap di Purbalingga

Perkara ini telah meningkat dari tahap penyelidikan ke penyidikan setelah penyidik menggelar ekspose pada Kamis malam. KPK menyatakan akan menyampaikan pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka beserta konstruksi perkaranya dalam konferensi pers yang direncanakan berlangsung pada Jumat sore. Hingga keterangan terakhir disampaikan, pemeriksaan terhadap para pihak yang diamankan masih berlangsung.

KPK menduga perkara ini berkaitan dengan penerimaan uang oleh penyelenggara negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klaten. Dugaan penerimaan itu disebut terkait pengadaan barang dan jasa, perizinan, upah pungut, serta penerimaan lain dari organisasi perangkat daerah (OPD) atau satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

Jaga Integritas APBD 2027, Sekda Jateng Ingatkan Anggaran Bukan Hak Pribadi
Baca Juga · Jateng Pantura
Jaga Integritas APBD 2027, Sekda Jateng Ingatkan Anggaran Bukan Hak Pribadi

Selain itu, KPK juga menduga adanya pemberian uang oleh bupati kepada oknum di BPK yang berkaitan dengan pemeriksaan atau audit di Pemerintah Kabupaten Klaten. Dugaan pemberian tersebut disebut bertujuan mengondisikan hasil audit. Seluruh dugaan itu masih dalam tahap pembuktian dan belum menjadi putusan pengadilan.

Operasi tangkap tangan ini dilakukan KPK di Klaten dan Jakarta pada Kamis (15/10/2026). Sebanyak 19 orang diamankan di wilayah Klaten, sementara satu orang diamankan di Jakarta. KPK mengimbau masyarakat menunggu keterangan resmi mengenai status hukum para pihak yang diperiksa.

Perkembangan perkara ini menjadi perhatian karena menyangkut kepala daerah dan pejabat pemeriksa keuangan negara di Jawa Tengah. KPK menegaskan proses pemeriksaan akan dilanjutkan untuk mendalami peran masing-masing pihak yang terjaring operasi tersebut.

Sumber: RCTI+, NTVNews, Media Delegasi.

Tags:
#klaten#kpk#ott#jawa tengah#korupsi
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…