Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

KAI Resmikan Patung Raden Soetedjo di Stasiun Purwokerto, Pencipta Lagu Di Tepinya Sungai Serayu

M teguh•
Jateng Pantura

Foto: MyInfo

Suarapantura.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto meresmikan patung Raden Soetedjo di area boarding Stasiun Purwokerto, Rabu (21/10/2026). Patung tersebut menjadi bentuk penghormatan kepada maestro musik asal Banyumas yang menciptakan lagu Di Tepinya Sungai Serayu.

Lagu Di Tepinya Sungai Serayu selama ini dipakai sebagai bel penanda kedatangan kereta api di stasiun-stasiun wilayah Daop 5 Purwokerto. Melodi khas lagu tersebut telah melekat dalam pengalaman perjalanan para penumpang kereta api.

Konser Andrea Bocelli di Borobudur Dipastikan Tetap Digelar 31 Oktober
Baca Juga · Jateng Pantura
Konser Andrea Bocelli di Borobudur Dipastikan Tetap Digelar 31 Oktober

Vice President KAI Daop 5 Purwokerto, Rangga Putra Maulana, mengatakan patung ini juga merupakan ungkapan terima kasih kepada keluarga dan ahli waris Raden Soetedjo yang tidak menarik royalti atas penggunaan lagu tersebut. "Bagi kami, lagu Di Tepinya Sungai Serayu bukan sekadar penanda kedatangan kereta api di Stasiun Purwokerto. Lagu ini telah menjadi bagian dari identitas dan pengalaman perjalanan masyarakat," ujarnya.

Baca Juga · Jateng Pantura
Kabur ke Hutan, Dua Terduga Pengedar Obat Keras Ditangkap di Purbalingga

Pembangunan patung merupakan bagian dari Program Bantuan Bina Lingkungan 2026. Dalam pelaksanaannya, KAI Daop 5 Purwokerto berkolaborasi dengan Yayasan Lestari Banjoemas Raya (YLBR) untuk menghadirkan ruang apresiasi seni dan budaya yang dapat diakses masyarakat luas.

Jaga Integritas APBD 2027, Sekda Jateng Ingatkan Anggaran Bukan Hak Pribadi
Baca Juga · Jateng Pantura
Jaga Integritas APBD 2027, Sekda Jateng Ingatkan Anggaran Bukan Hak Pribadi

Rangga berharap kehadiran patung tersebut dapat memperkenalkan sosok Raden Soetedjo kepada generasi muda serta para pengguna jasa kereta api dari berbagai daerah. Menurutnya, stasiun tidak hanya berfungsi sebagai tempat keberangkatan dan kedatangan, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk mengenal sejarah dan kebudayaan daerah.

Sumber: Orbit News, CMI News, MyInfo

Tags:
#jawa tengah#purwokerto#kai#raden soetedjo#budaya banyumas
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…