Suarapantura.com - Pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak terus menunjukkan kemajuan. Seksi Sayung-Kaligawe tercatat telah mencapai progres 79,4 persen dan ditargetkan rampung pada akhir 2027.
Dengan capaian tersebut, ruas tol ini diharapkan sudah dapat difungsikan untuk mendukung arus perjalanan masyarakat pada masa libur Natal dan Tahun Baru 2027. Target itu menjadi penanda penting bagi penyelesaian salah satu ruas strategis di jalur pantai utara Jawa Tengah.
Tol Semarang-Demak menghubungkan Kota Semarang dengan Kabupaten Demak, dua wilayah yang selama ini menjadi simpul pergerakan orang dan barang di Pantura. Kehadiran jalan tol ini diharapkan dapat mengurai kepadatan lalu lintas di jalur eksisting yang kerap padat, terutama pada jam sibuk dan musim libur panjang.
Selain memperlancar mobilitas, ruas ini juga dinilai penting bagi distribusi logistik. Jalur Semarang-Demak merupakan bagian dari koridor utama yang menghubungkan kawasan industri dan pelabuhan di Semarang dengan wilayah di sekitarnya, sehingga kelancaran arus kendaraan berpengaruh langsung pada aktivitas ekonomi masyarakat.
Meski progresnya sudah mendekati 80 persen, pekerjaan lanjutan masih perlu diselesaikan sebelum ruas tersebut benar-benar dapat beroperasi penuh. Tahapan penyelesaian konstruksi, kesiapan fasilitas pendukung, serta aspek keselamatan menjadi bagian yang harus dipastikan sebelum jalan tol dibuka untuk umum.
Bagi warga Semarang dan Demak, penyelesaian tol ini juga diharapkan memberi alternatif perjalanan yang lebih cepat dan nyaman dibandingkan jalur biasa. Selama ini, perjalanan di koridor Pantura kerap terhambat kepadatan kendaraan, terutama saat akhir pekan dan libur panjang.
Pemerintah dan pengelola proyek masih terus memantau perkembangan pekerjaan di lapangan agar target akhir 2027 dapat tercapai. Jika sesuai rencana, Tol Semarang-Demak Seksi Sayung-Kaligawe akan menjadi salah satu penopang utama konektivitas Pantura Jawa Tengah pada masa libur akhir tahun mendatang.
Sumber: Kompas, ANTARA, IPOTNEWS.