Suarapantura.com - Sebanyak 1.059 atlet penyandang disabilitas dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah akan bersaing memperebutkan medali pada Pekan Paralimpiade Provinsi (Peparprov) Jawa Tengah 2026. Pesta olahraga disabilitas empat tahunan itu dijadwalkan berlangsung di Solo Raya pada 22-26 November 2026.
Para atlet akan didampingi 484 pelatih dan ofisial. Mereka akan bertanding pada 13 cabang olahraga, yakni para angkat berat, para atletik, boccia, para bulutangkis, para catur, para judo, goalball, para panahan, para renang, para tenis meja, para balap sepeda, para taekwondo, dan para anggar.
Jumlah peserta tahun ini lebih banyak dibandingkan dua edisi sebelumnya. Ketua Umum National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Jawa Tengah, Osrita Muslim, menyebutkan Peparprov 2023 di Pati diikuti 814 atlet, sedangkan edisi 2018 diikuti sekitar 725 atlet.
Menurut Osrita, bertambahnya jumlah peserta menunjukkan animo terhadap olahraga prestasi disabilitas di Jawa Tengah semakin meningkat. Semangat daerah-daerah untuk mempersiapkan atletnya juga terlihat semakin tinggi, bahkan beberapa kabupaten/kota menitipkan atlet mereka secara mandiri dalam latihan sentralisasi.
Sebelum bertanding, para atlet yang baru pertama kali mengikuti Peparprov menjalani klasifikasi disabilitas di Kusuma Sahid Prince Hotel (KSPH) Solo, Sabtu-Minggu, 7-8 November 2026. Klasifikasi tersebut menjadi tahapan untuk menentukan kelas pertandingan sesuai dengan kondisi disabilitas masing-masing atlet.
Osrita memperkirakan persaingan antarkontingen pada Peparprov tahun ini bakal semakin sengit. Pada Peparprov 2023 di Pati, gelar juara umum diraih kontingen Cilacap yang membawa pulang 38 medali emas, 22 perak, dan 17 perunggu. Kontingen Solo membuntuti di peringkat kedua dengan 34 emas, 25 perak, dan 12 perunggu, disusul Kabupaten Sragen di peringkat ketiga dengan 20 emas, 11 perak, dan 14 perunggu.
Peparprov Jawa Tengah 2026 menjadi ajang pembinaan sekaligus penjaringan atlet disabilitas potensial di tingkat provinsi. Ajang ini digelar setiap empat tahun dan mempertemukan atlet-atlet terbaik dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah. Sejumlah kontingen daerah telah menyiapkan target masing-masing, termasuk Kudus yang membidik lima medali emas dan Jepara yang menargetkan tujuh medali emas.
Sumber: Suara Merdeka Solo, Kaifa News, Joglo Jateng.