SuaraPantura.com - Infrastruktur jalan yang rusak di Kabupaten Pemalang menjadi persoalan yang banyak dikeluhkan warga.
Belum selesai terhadap persoalan jalan rusak, kini Kabupaten Pemalang tengah dikepung banjir.
SuaraPantura.com - Infrastruktur jalan yang rusak di Kabupaten Pemalang menjadi persoalan yang banyak dikeluhkan warga.
Belum selesai terhadap persoalan jalan rusak, kini Kabupaten Pemalang tengah dikepung banjir.

Sebanyak 319 unit rumah di Desa Tasikrejo, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah terdampak banjir pada Minggu sore, 6 Februari 2022. Banjir terjadi pada pukul 17.30 WIB setelah sebelumnya desa tersebut diguyur hujan dengan itensitas tinggi.

"BPBD Kabupaten Pemalang melaporkan, ketinggian muka air 10 hingga 15 sentimeter dan metendam sebanyak 504 KK" kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari.

BNPB juga mengimbau kepada pemerintah daerah dan masyarakat, agar mempersiapkan diri dengan meningkatkan kesiapsiagaan meghadapi banjir mengingat musim hujan diperkirakan masih berlangsung pada Februari ini, antara lain dengan memahami rute evakuasi dan daerah yang lebih aman dari banjir.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sendiri mengeluarkan prakiraan cuaca untuk Kabupaten Pemalang akan mengalami hujan ringan hingga sedang pada Senin hingga Rabu mendatang.
Sementara itu, untuk wilayah Jawa Tengah lainnya berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang.
***
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!