Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Kisah PSK Pantura Berusia 50 Tahun, Bisa Bikin Pelanggan Ketagihan dengan Cara Ini

Tim Suara Pantura 01•
Jateng Pantura

SuaraPantura.com - Kegiatan prostitusi masih marak di beberapa titik jalur pantura, kali ini kami mendaoatkan kisah PSK Pantura berusia 50 tahun.

Mengejutkan memang, sebab praktek ini biasanya dilakukan oleh para wanita muda, namun Sarboah (50) sebut saja demikian, masih eksis melakukan praktek ini meskipun kini usianya sudah 50 tahun.

Nasibnya tak seberuntung teman-temannya yang segera insaf atau bertemu jodoh saat tempat-tempat prostitusi ramai ditutup karena kebijakan.

Sarboah tidak punya keahlian selain menservice para tamu. Sarboah juga kini hidup sebatang kara.

Sarboah adalah potret muram nasib PSK di masa tua. Ia mengaku menyesal dan kini di ambang keputus asaan.

9 Hari Porprov Jateng 2026: 157 Atlet Jalani Rawat Jalan, 22 Dirujuk ke Rumah Sakit
Baca Juga · Jateng Pantura
9 Hari Porprov Jateng 2026: 157 Atlet Jalani Rawat Jalan, 22 Dirujuk ke Rumah Sakit

" Nyesel saya dulu ngga belajar keahlian apapun, sama ngga nabung, akhirnya masa tua Saya begini, menderita," ungkap Sarboah.

Untuk bertahan hidup pun, kini sarboah terpaksa terus melakukan praktek ini.

Eksistensinya pun sudah tak seperti dulu sewaktu.

Kalo dulu semalang dia bisa melayani sampe 10 orang, kini di usia senja mendapat tamu sehari saja sudah untung.

BML Vol. 3 Diluncurkan di Lokananta Solo, Pendaftaran Musisi Dibuka hingga 31 Desember
Baca Juga · Jateng Pantura
BML Vol. 3 Diluncurkan di Lokananta Solo, Pendaftaran Musisi Dibuka hingga 31 Desember

"Dapet tamu sehari ada saja sudah untung," ungkap Sarboah.

Ia pun kini mempunyai strategi baru agar para tamu menjadi pelanggannya.

Strategi ini terbujti ampuh membuat para tamu balik lagi.

"Ya kudu ada strateginya, biar tamu balik lagi, istilahnya repeat order gitu," terang Sarboah.

Jelang Musim Hujan, BPBD Solo Gelar Simulasi Banjir di Mojo dan Semanggi
Baca Juga · Jateng Pantura
Jelang Musim Hujan, BPBD Solo Gelar Simulasi Banjir di Mojo dan Semanggi

Strateginya tidak lain adalah dengan menurunkan tarifnya secara signifikan.

Jika dulu dia memasang tarif 350 ribu sekali main, kini Ia hanya memasang tarif 100 ribu, bahkan kadang 50 ribu pun tetap dilayani.

" Strateginya ya dengan turun harga, kalo dulu 350 ribu sekali main, sekarang ya paling 100 ribu, jadang 50 ribu juga tak layani, ya mau gimana lagi," terang Sarboah.
***

Tags:
#pantura#pelanggan#psk#kisah#ketagihan
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…