Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Cerita PSK Pantura, Gegara Salome, Punya Anak Tak Tahu Siapa Bapaknya

Yanvera osmana•
Jateng Pantura

Suara Pantura.com - Kewajiban menafkahi anak kandungnya mutlak dibebankan kepada seorang ayah. Bahkan, kalau seorang ayah meninggal dunia, keluarga dari sang ayah pun, wajib memberikan nafkah sampai dewasa.

Kondisi tersebut jelas membuat para Pekerja Seks Komersial (PSK) kebingungan. Terutama bagi yang punya anak dari hasil pekerjaanya, dan tak mengetahui siapa ayah kandung anaknya.

Kenyataan semacam itu, yang membuat para PSK tak bisa menuntut nafkah kepada ayah dari anaknya. Karena tidak mengetahui siapa ayah biologis anaknya.

"Bingung mas, aku punya anak tapi tak tau siapa ayah kandungnya," ujar Kenanga (27) Salah seorang PSK yang cukup ternama di wilayah pantura.

Baca Juga · Jateng Pantura
Massa Datangi Rumah Jokowi di Solo, Desak Gibran Mundur dari Kursi Wapres

Kenanga menceritakan kebingunganya hingga kini terus berlanjut, karena anak dari hasil pekerjaanya yang mulai tumbuh besar.

Kenanga mengatakan kalaupun dirinya menikah lagi, belum tentu suaminya mutlak menafkahi kebutuhan anaknya.

"Kalaupun punya suami baru nantinya dan mau menafkahi anak saya dengan ikhlas, itu sebuah keajaiban besar. Tidak mau menafkahi anak tiri tidaklah berdosa. Sebab, sampai kapanpun ayah tiri tidak akan bisa jadi walinya," terang Kenanga sedih.

Konser Andrea Bocelli di Borobudur Dipastikan Tetap Digelar 31 Oktober
Baca Juga · Jateng Pantura
Konser Andrea Bocelli di Borobudur Dipastikan Tetap Digelar 31 Oktober

Ia menambahkan, kalau suaminya nanti mau dengan ikhlas memberi nafkah kepada anakny, aayah kandung dari anaknya sangat berhutang pada suaminya. Dan kelak di akhirat pahala ayah kandung dikurangi terus di berikan pada ayah tiri atau suaminya kelak.

"Walaupun aku seorang PSK ya sedikit banyak lah tau agama. Karena Hukum Allah SWT sedemikian jelasnya. Dimana seorang ayah wajib menafkahi anak kandungnya ,wajib menafkahi darah dagingnya, karena bin satu nasab tidak tergantikan meskipun telah tiada, hingga sampai akhirat pun, bin akan tetap sama," tambah Kenanga

Kenanga berpesan, bagi lelaki yang merasa telah menitipkan benih kedalam harimnya saat tiga tahun yang lalu untuk segera bertobat, syukur mau mencari darah dagingnya.

Baca Juga · Jateng Pantura
Kabur ke Hutan, Dua Terduga Pengedar Obat Keras Ditangkap di Purbalingga

Pasalnya, menafkahi anak hukumnya wajib. Bilamana anaknya laki-laki, maksimal sampai usia 21 tahun.

Kalau menafkahi anak perempuan, sampai ia menikah, semakin cepat menikah semakin baik, tapi ayah harus membantu menolong bila kelak rumah tangga anak terjadi perceraian.

Untuk kisah dan cerita PSK Pantura lainnya, silahkan KLIK DI SINI.***

Tags:
#pantura#anak#cerita#ayah#psk#kisah
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…