SUARAPANTURA.COM – Layanan pembayaran QRIS milik Bank Central Asia (BCA) ramai dikeluhkan pengguna di media sosial setelah diduga mengalami gangguan pada Rabu (13/5/2026) malam. Sejumlah nasabah mengaku transaksi pembayaran gagal, namun saldo rekening mereka tetap terdebet.
Keluhan tersebut viral di berbagai platform media sosial, termasuk TikTok dan Instagram. Banyak pengguna mengaku panik karena dana di rekening berkurang meski pembayaran tidak berhasil dilakukan.
Salah satu unggahan yang ramai diperbincangkan datang dari akun Instagram info.k**** pada Kamis (14/5/2026) dini hari.
“Ramai di sosial media QRIS BCA mengalami gangguan, status gagal tetapi saldo terpotong,” tulis akun tersebut.
Beberapa netizen juga membagikan pengalaman serupa di kolom komentar TikTok. Mereka mengaku saldo rekening belum juga kembali hingga berjam-jam setelah transaksi gagal terjadi.
“Saya gak ada transaksi apa-apa tapi tadi mau narik saldo berkurang 700 ribu, besok mau ke banknya langsung,” tulis akun bernama Miaa.
“Baru kali ini BCA ngaco begini,” komentar pengguna lain.
“Saya juga,” tulis akun BM.
“Aku juga,” timpal pengguna lainnya.
“Sama sih, sampai sekarang gak dibalikin, katanya mutasi rekeningnya udah gak ada,” ujar akun Salimtan.
Sementara itu, akun Salma Chaerunisa T juga mengaku sudah melaporkan kejadian tersebut sejak beberapa hari lalu.
“Udah buat laporan dari 12 Mei, katanya suruh nunggu sampai 17 Juni. Mana lumayan lagi nominalnya,” tulisnya.
Menanggapi ramainya keluhan nasabah, pihak BCA akhirnya buka suara. Executive Vice President Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, memastikan gangguan transaksi QRIS tersebut kini telah teratasi.
“PT Bank Central Asia Tbk memohon maaf atas ketidaknyamanan nasabah terkait kendala dalam transaksi QRIS. Kami memastikan saat ini nasabah dapat kembali bertransaksi menggunakan QRIS melalui layanan BCA,” ujar Hera dikutip dari Kompas.com, Selasa (19/5/2026).
Hera menjelaskan, selama gangguan berlangsung nasabah tetap bisa menggunakan metode pembayaran lain seperti kartu debit, kartu kredit, transfer bank, maupun pembayaran berbasis NFC di perangkat tertentu.
Terkait saldo nasabah yang sempat terpotong akibat transaksi gagal, BCA memastikan proses refund atau pengembalian dana sedang diproses.
“Kami memastikan seluruh proses pengembalian dana yang sempat terkendala gangguan tersebut sedang berjalan,” jelasnya.
BCA juga mengimbau nasabah yang membutuhkan informasi lebih lanjut untuk menghubungi layanan HaloBCA melalui nomor 1500888, WhatsApp resmi BCA di 0811-1500-998, akun X @HaloBCA, webchat resmi BCA, maupun email [email protected].