Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Penumpang Stasiun Haurgeulis Naik, Mobilitas Pantura Menguat

Isabella Aluna Zahira•
Nasional

Aktivitas perjalanan masyarakat di wilayah Pantura Jawa Barat menunjukkan tren peningkatan sepanjang awal 2026. Salah satu indikatornya terlihat dari kenaikan jumlah pengguna layanan kereta api di Stasiun Haurgeulis, Kabupaten Indramayu.

Data PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat, selama periode Januari hingga April 2026 terdapat sekitar 49 ribu pelanggan yang berangkat dari Stasiun Haurgeulis. Angka tersebut meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, jumlah pelanggan yang tiba di stasiun tersebut juga mengalami kenaikan signifikan. Kondisi ini memperlihatkan bahwa kebutuhan transportasi masyarakat di kawasan Pantura terus berkembang, baik untuk urusan pekerjaan, pendidikan, bisnis, hingga perjalanan wisata.

Kereta Api Dinilai Tetap Efisien untuk Perjalanan Antarkota

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa peningkatan jumlah pelanggan mencerminkan tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat dari wilayah Indramayu dan sekitarnya.

Menurutnya, kereta api masih menjadi moda transportasi favorit karena menawarkan beberapa keunggulan, seperti:

Pejabat Tak Jujur Lapor Kekayaan, Komisi III Tolak Perampasan Otomatis: Lalu Apa Sanksinya?
Baca Juga · Nasional
Pejabat Tak Jujur Lapor Kekayaan, Komisi III Tolak Perampasan Otomatis: Lalu Apa Sanksinya?
  • Waktu perjalanan lebih terjadwal

  • Risiko kemacetan lebih rendah

  • Kenyamanan perjalanan yang stabil

  • Tarif yang kompetitif

  • Jangkauan antarkota yang luas

Kondisi tersebut membuat layanan kereta api tetap relevan di tengah meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat.

Faktor Ekonomi Ikut Dorong Pertumbuhan Penumpang

Pertumbuhan mobilitas di kawasan Haurgeulis juga tidak terlepas dari perkembangan ekonomi Kabupaten Indramayu.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk Indramayu pada 2025 mendekati 1,94 juta jiwa dengan pertumbuhan ekonomi sekitar 5 persen. Sektor pertanian, perdagangan, industri pengolahan, dan transportasi menjadi pendorong utama aktivitas ekonomi daerah.

Selain dikenal sebagai salah satu lumbung padi terbesar di Jawa Barat, Indramayu juga memiliki mobilitas perdagangan yang cukup tinggi. Hal inilah yang kemudian meningkatkan kebutuhan masyarakat terhadap transportasi publik yang efisien dan terjangkau.

KPK Geledah Djarum, Kasus Pajak Belum Tuntas: Mengapa Isu Tekanan Politik Menguat?
Baca Juga · Nasional
KPK Geledah Djarum, Kasus Pajak Belum Tuntas: Mengapa Isu Tekanan Politik Menguat?

Dampak Positif Pertumbuhan Transportasi Rel

Peningkatan penggunaan kereta api memberikan sejumlah dampak positif, antara lain:

  • Mempermudah konektivitas antarwilayah

  • Mendukung pertumbuhan ekonomi lokal

  • Mengurangi ketergantungan kendaraan pribadi

  • Menekan potensi kemacetan di jalur Pantura

  • Mendorong transportasi yang lebih ramah lingkungan

Stasiun Haurgeulis Jadi Titik Strategis Jalur Pantura

Secara historis, Stasiun Haurgeulis memiliki peran penting dalam jalur utara Pulau Jawa sejak era kolonial Staatsspoorwegen. Jalur ini sejak lama digunakan sebagai penghubung distribusi hasil pertanian dan perdagangan menuju kota-kota besar di Pulau Jawa.

Kini, stasiun tersebut melayani berbagai perjalanan menuju Jakarta, Cirebon, Semarang, Yogyakarta, Solo, Surabaya, hingga Malang.

Beberapa layanan kereta yang melintas di antaranya:

MA Batalkan Suket Gibran, Deddy Sitorus Desak Mundur dan Buka Opsi Pemakzulan!
Baca Juga · Nasional
MA Batalkan Suket Gibran, Deddy Sitorus Desak Mundur dan Buka Opsi Pemakzulan!

Kereta Jalur Pantura

  • KA Argo Cheribon

  • KA Ciremai

  • KA Dharmawangsa

  • KA Kertajaya

  • KA Tawang Jaya

  • KA Tegal Bahari

Kereta Jalur Tengah dan Selatan

  • KA Fajar Utama YK

  • KA Bogowonto

  • KA Brantas

  • KA Singasari

  • KA Bangunkarta

  • KA Jaka Tingkir

Keberagaman rute tersebut menjadikan Haurgeulis sebagai salah satu titik transit penting bagi masyarakat wilayah Pantura Barat Jawa.

Tren Transportasi Publik Berbasis Rel Terus Menguat

Fenomena kenaikan pengguna Stasiun Haurgeulis sejalan dengan tren nasional penggunaan transportasi rel yang terus meningkat di berbagai daerah.

PT KAI sebelumnya juga melaporkan peningkatan mobilitas pada layanan kereta lokal maupun antarkota di sejumlah wilayah Indonesia. Faktor kepastian waktu, integrasi transportasi, dan efisiensi biaya menjadi alasan utama masyarakat beralih ke moda transportasi berbasis rel.

Pada momen akhir pekan dan musim liburan, peningkatan penumpang biasanya turut didorong oleh aktivitas wisata dan perjalanan keluarga.

Kesimpulan

Kenaikan jumlah penumpang di Stasiun Haurgeulis menunjukkan bahwa mobilitas masyarakat Pantura terus berkembang seiring pertumbuhan ekonomi daerah. Dukungan layanan kereta api yang semakin beragam membuat transportasi rel tetap menjadi pilihan utama masyarakat untuk perjalanan antarkota.

Dengan konektivitas yang semakin baik, Stasiun Haurgeulis diperkirakan akan terus memegang peranan penting dalam mendukung aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat di wilayah Indramayu dan sekitarnya.

Sumber:

  • PT Kereta Api Indonesia (Persero)

  • Badan Pusat Statistik Kabupaten Indramayu

  • ANTARA News

Tags:
#Stasiun Haurgeulis#Mobilitas Pantura#Kereta Api Indonesia
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…