Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Dampak Perubahan Iklim Pantura Dibahas Buku UNDIP BRIN

Isabella Aluna Zahira•
Nasional

Universitas Diponegoro (UNDIP), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta Griffith University Australia merilis sebuah publikasi ilmiah berupa buku yang membahas dampak perubahan iklim di kawasan Pantai Utara (Pantura) Jawa.

Karya ini menjadi bagian dari kolaborasi riset lintas negara yang bertujuan memperkuat pemahaman ilmiah mengenai perubahan lingkungan, khususnya di wilayah pesisir yang rentan terhadap dampak iklim ekstrem.

Inisiatif ini juga menegaskan pentingnya kerja sama akademik internasional dalam menghadapi tantangan global.

Fokus Kajian: Risiko dan Perubahan di Wilayah Pesisir

Buku tersebut mengulas berbagai dampak perubahan iklim yang terjadi di kawasan Pantura, mulai dari kenaikan muka air laut, perubahan pola cuaca, hingga ancaman terhadap ekosistem pesisir.

Pejabat Tak Jujur Lapor Kekayaan, Komisi III Tolak Perampasan Otomatis: Lalu Apa Sanksinya?
Baca Juga · Nasional
Pejabat Tak Jujur Lapor Kekayaan, Komisi III Tolak Perampasan Otomatis: Lalu Apa Sanksinya?

Kajian ini menyoroti bahwa wilayah Pantura termasuk salah satu kawasan paling rentan di Indonesia karena kepadatan penduduk dan aktivitas ekonomi yang tinggi.

Isu utama yang dibahas dalam kajian:

  • Kenaikan permukaan air laut

  • Perubahan pola curah hujan

  • Erosi dan abrasi pantai

  • Risiko banjir rob di kawasan pesisir

  • Dampak terhadap permukiman dan infrastruktur

Pentingnya Riset untuk Mitigasi Bencana

Menurut para peneliti yang terlibat, hasil kajian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pemerintah dan pemangku kebijakan dalam menyusun strategi mitigasi perubahan iklim di wilayah Pantura.

Pendekatan ilmiah dianggap penting untuk memperkuat ketahanan wilayah pesisir terhadap risiko bencana yang semakin meningkat akibat perubahan iklim global.

KPK Geledah Djarum, Kasus Pajak Belum Tuntas: Mengapa Isu Tekanan Politik Menguat?
Baca Juga · Nasional
KPK Geledah Djarum, Kasus Pajak Belum Tuntas: Mengapa Isu Tekanan Politik Menguat?

Manfaat utama dari publikasi ini:

  • Menyediakan data ilmiah berbasis riset

  • Mendukung kebijakan adaptasi perubahan iklim

  • Meningkatkan kesadaran risiko lingkungan

  • Menjadi referensi akademik dan praktisi

  • Mendorong kolaborasi riset lanjutan

Pantura sebagai Wilayah Rawan Perubahan Iklim

Kawasan Pantai Utara Jawa dikenal sebagai wilayah strategis dengan aktivitas ekonomi tinggi, termasuk industri, pelabuhan, dan permukiman padat.

Namun, kondisi geografis yang rendah dan dekat dengan laut membuat kawasan ini sangat rentan terhadap dampak perubahan iklim, terutama banjir rob dan penurunan permukaan tanah di beberapa daerah.

Hal ini menjadikan Pantura sebagai salah satu fokus utama dalam studi lingkungan dan kebencanaan di Indonesia.

MA Batalkan Suket Gibran, Deddy Sitorus Desak Mundur dan Buka Opsi Pemakzulan!
Baca Juga · Nasional
MA Batalkan Suket Gibran, Deddy Sitorus Desak Mundur dan Buka Opsi Pemakzulan!

Kolaborasi Akademik Internasional Diperkuat

Keterlibatan Griffith University dalam penelitian ini menunjukkan adanya penguatan kerja sama antara institusi pendidikan Indonesia dan luar negeri dalam bidang lingkungan dan perubahan iklim.

Kolaborasi semacam ini diharapkan dapat memperluas perspektif penelitian serta meningkatkan kualitas data dan analisis terkait isu global.

Kesimpulan

Peluncuran buku oleh UNDIP, BRIN, dan Griffith University menjadi langkah penting dalam memahami dampak perubahan iklim di Pantura Jawa. Kajian ini tidak hanya bersifat akademik, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam mendukung kebijakan mitigasi bencana di wilayah pesisir yang rentan.


Sumber

Tags:
#Perubahan Iklim Pantura#UNDIP BRIN#Banjir Rob Jawa Utara
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…