Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Heboh Data Distributor BBM Disebut Bocor di Dark Web, ESDM: Itu Data Terbuka, Bukan Rahasia!

Sabila JP•
Nasional

Suarapantura.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) buka suara terkait ramainya isu dugaan kebocoran data distributor bahan bakar minyak (BBM) Indonesia yang beredar di forum dark web.

Pemerintah memastikan data yang beredar tersebut bukanlah data rahasia atau informasi sensitif yang berasal dari sistem internal negara. Data tersebut justru merupakan informasi terbuka yang selama ini dipublikasikan secara berkala melalui situs resmi sektor migas sebagai bagian dari keterbukaan informasi publik.

Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia, menjelaskan pihaknya langsung melakukan penelusuran setelah muncul unggahan di media sosial yang mengklaim adanya kebocoran data distributor BBM Indonesia.

"Dari hasil analisis awal, data yang dimaksud merupakan data distributor BBM yang bersifat terbuka dan memang dipublikasikan secara berkala pada website resmi sektor migas," ujar Dwi Anggia.

Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding
Baca Juga · Nasional
Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding

Menurutnya, Kementerian ESDM tidak menemukan indikasi adanya kebocoran data yang bersifat rahasia maupun sensitif. Meski demikian, proses investigasi dan pemantauan tetap dilakukan untuk memastikan keamanan sistem informasi yang digunakan.

ESDM juga mengerahkan tim Computer Security Incident Response Team (CSIRT) untuk melakukan patroli siber serta berkoordinasi dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) guna memverifikasi data yang beredar di forum gelap tersebut.

Selain melakukan validasi teknis, pemerintah juga terus memantau potensi celah keamanan pada sistem yang berada di lingkungan Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) maupun Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).

BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan
Baca Juga · Nasional
BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan

"Sampai saat ini belum ditemukan indikasi adanya kebocoran data yang bersifat rahasia atau sensitif. Namun proses monitoring dan investigasi teknis tetap terus berjalan sebagai bentuk kehati-hatian," jelasnya.

Sebelumnya, isu dugaan kebocoran data mencuat setelah akun pemantau keamanan siber di platform X mengunggah informasi mengenai data distributor BBM Indonesia yang disebut beredar di dark web.

Unggahan tersebut menyebut data yang beredar mencakup informasi distributor, distribusi BBM, referensi entitas bisnis, hingga data operasional dan komersial. Namun akun tersebut juga mengakui bahwa keaslian data belum dapat diverifikasi dan belum ada bukti bahwa data berasal dari peretasan sistem pemerintah.

5,7 Juta Akun Pelanggan Fore Kopi Bocor, Data Pribadi dan Riwayat Belanja Ikut Terdampak
Baca Juga · Nasional
5,7 Juta Akun Pelanggan Fore Kopi Bocor, Data Pribadi dan Riwayat Belanja Ikut Terdampak

Meski begitu, pakar keamanan siber menilai kebocoran informasi yang berkaitan dengan sektor energi tetap perlu mendapat perhatian karena berpotensi menimbulkan risiko terhadap rantai pasok dan operasional distribusi energi nasional.

Kementerian ESDM menegaskan masyarakat tidak perlu panik dan meminta publik menunggu hasil investigasi resmi yang masih terus berjalan.

Tags:
#ESDM#Dwi Anggia#Kebocoran data#DArk web
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…