Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Pengurangan Anggaran MBG 2026 Mulai Dibahas Pemerintah

Isabella Aluna Zahira•
Nasional

Pemerintah Indonesia tengah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program prioritas nasional. Hasil kajian sementara menunjukkan adanya potensi penurunan kebutuhan anggaran untuk pelaksanaan program tersebut.

Informasi ini disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, yang menegaskan bahwa proses yang dilakukan bukanlah pemotongan anggaran secara langsung, melainkan penyesuaian berdasarkan perhitungan ulang kebutuhan riil di lapangan.

CNN Indonesia melaporkan bahwa pemerintah saat ini masih berada dalam tahap inventarisasi dan evaluasi berbagai aspek pelaksanaan program, termasuk skema pembiayaan dan efektivitas distribusi.


Penegasan Pemerintah: Bukan Pemangkasan Anggaran

Pemerintah menekankan bahwa istilah yang tepat bukan “pemangkasan”, melainkan pengurangan kebutuhan anggaran setelah perhitungan ulang.

KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA
Baca Juga · Nasional
KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA

Menurut Mensesneg Prasetyo Hadi:

  • Pemerintah masih menghitung ulang kebutuhan anggaran MBG

  • Evaluasi dilakukan bersama Kementerian Keuangan dan Badan Gizi Nasional (BGN)

  • Tujuan utama adalah meningkatkan efisiensi dan ketepatan sasaran program

Ia juga menyebut bahwa proses penataan ini diperlukan agar anggaran yang digunakan benar-benar sesuai kebutuhan implementasi di lapangan.


Fokus Evaluasi: Efisiensi dan Tata Kelola

Dalam proses evaluasi tersebut, pemerintah menyoroti sejumlah aspek penting, antara lain:

Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding
Baca Juga · Nasional
Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding

1. Skema pembiayaan program

Pemerintah menilai kembali struktur pendanaan MBG agar lebih efisien tanpa mengurangi kualitas layanan.

2. Mekanisme penyaluran

Penyesuaian dilakukan untuk memastikan distribusi makanan bergizi tepat sasaran.

3. Kelayakan penerima manfaat

Evaluasi juga mencakup penentuan prioritas penerima program agar lebih efektif.

BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan
Baca Juga · Nasional
BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan

Anggaran MBG dan Rencana Penyesuaian

Sebelumnya, anggaran MBG pada 2026 disebut berada pada kisaran besar, namun angka tersebut kini sedang dikaji ulang oleh pemerintah.

Dalam beberapa laporan lanjutan, disebutkan bahwa:

  • Anggaran MBG 2026 sempat diproyeksikan sangat besar

  • Pemerintah kini menilai adanya potensi efisiensi dari hasil evaluasi

  • Penyesuaian dilakukan untuk mendukung tata kelola yang lebih baik


Dampak dan Tujuan Kebijakan

Kebijakan ini memiliki sejumlah tujuan utama:

  • Meningkatkan efektivitas program gizi nasional

  • Mengurangi potensi pemborosan anggaran negara

  • Memastikan distribusi manfaat lebih tepat sasaran

  • Menyelaraskan implementasi dengan kemampuan fiskal negara


Kesimpulan

Rencana pengurangan anggaran MBG masih berada pada tahap kajian dan belum menjadi keputusan final. Pemerintah menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari evaluasi menyeluruh, bukan pemangkasan program.

Dengan adanya penataan ulang ini, diharapkan program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan lebih efisien, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Tags:
#MBG#AnggaranPemerintah#MakanBergiziGratis
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…