Menjelang pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) 2026, nama Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, kembali menjadi perhatian dalam bursa calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
Sekretaris Jenderal PBNU, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, menilai Nasaruddin merupakan salah satu tokoh yang memiliki peluang untuk memimpin organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut. Penilaian itu didasarkan pada pengalaman dan rekam jejaknya di lingkungan PBNU.
Rekam Jejak Jadi Faktor Pertimbangan
Menurut Gus Ipul, sejumlah tokoh yang pernah menduduki posisi strategis di PBNU memiliki peluang untuk maju dalam pemilihan ketua umum.
Beberapa nama yang dinilai berpotensi antara lain:
Ketiganya memiliki kesamaan berupa pengalaman sebagai Katib Aam PBNU, posisi yang selama ini kerap menjadi jalur kaderisasi menuju kepemimpinan tertinggi organisasi.
Pengalaman Organisasi Jadi Modal Penting
Dalam tradisi kepemimpinan NU, pengalaman mengelola organisasi menjadi salah satu aspek yang sering diperhitungkan. Karena itu, figur yang pernah menduduki jabatan strategis memiliki peluang lebih besar untuk memperoleh dukungan dari para pemilik suara di muktamar.
Belum Ada Kandidat Resmi
Meski sejumlah nama mulai diperbincangkan, Gus Ipul menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada kandidat resmi yang mendeklarasikan diri sebagai calon Ketua Umum PBNU.
Proses pencalonan masih terbuka dan seluruh kader NU yang memenuhi syarat memiliki kesempatan yang sama untuk maju sesuai mekanisme organisasi.
Dinamika Menuju Muktamar NU 2026
Muktamar NU 2026 diperkirakan akan menjadi momentum penting dalam menentukan arah organisasi untuk lima tahun ke depan. Selain memilih ketua umum baru, forum tersebut juga akan membahas berbagai agenda strategis terkait penguatan peran NU dalam bidang keagamaan, pendidikan, sosial, dan kebangsaan.
Munculnya nama Nasaruddin Umar menunjukkan tingginya perhatian warga Nahdliyin terhadap figur yang dinilai memiliki pengalaman birokrasi, kapasitas keilmuan, serta keterlibatan panjang di lingkungan NU.
Kesimpulan
Peluang Nasaruddin Umar memimpin PBNU menjadi salah satu isu yang mengemuka menjelang Muktamar NU 2026. Meski belum ada kandidat resmi yang maju, pengalaman Nasaruddin sebagai tokoh NU dan mantan Katib Aam PBNU membuat namanya masuk dalam daftar figur yang dinilai berpotensi memimpin organisasi pada periode mendatang.
Sumber: Pernyataan Sekjen PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul) terkait bursa calon Ketua Umum PBNU menjelang Muktamar NU 2026.