Suarapantura.com - Dugaan adanya aliran dana kepada sejumlah mahasiswa Universitas Bung Karno (UBK) usai mengikuti aksi demonstrasi di kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, pada Senin (15/6/2026), mendadak viral di media sosial.
Isu tersebut mencuat setelah sebuah video beredar luas dan memicu perdebatan publik terkait independensi gerakan mahasiswa dalam aksi unjuk rasa tersebut.
Dalam video yang beredar, muncul dugaan adanya pengakuan terkait penerimaan uang dengan nominal sekitar Rp20 juta. Bahkan, dalam narasi yang berkembang di media sosial, turut disebut adanya nama pejabat kepolisian berpangkat “Kapolda”, meski belum ada klarifikasi resmi terkait hal tersebut.
Dua Kali Disebut, Video Picu Polemik
Menariknya, dalam sejumlah unggahan yang beredar, narasi dugaan penerimaan uang oleh mahasiswa UBK disebutkan lebih dari satu kali dengan konteks yang sama, yakni terkait pembagian dana usai aksi demonstrasi.
Hal ini membuat warganet ramai-ramai mempertanyakan kebenaran informasi tersebut dan meminta klarifikasi dari pihak terkait, termasuk kampus maupun aparat penegak hukum.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Universitas Bung Karno maupun kepolisian terkait viralnya isu tersebut.
Publik Tunggu Klarifikasi
Sejumlah pihak menilai, jika dugaan tersebut benar, maka perlu ada penelusuran lebih lanjut untuk memastikan sumber dana dan tujuan pemberian uang kepada para mahasiswa.
Namun di sisi lain, banyak juga yang mengingatkan agar publik tidak terburu-buru menyimpulkan sebelum ada bukti dan klarifikasi resmi dari pihak berwenang.
Kasus ini masih terus menjadi perbincangan hangat di media sosial dan memicu berbagai spekulasi di kalangan warganet.