Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

DPRD DKI Dorong Audit Kabel Jakarta Usai Insiden

Isabella Aluna Zahira•
Nasional

Suarapantura.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta meminta Pemerintah Provinsi DKI melakukan audit menyeluruh terhadap infrastruktur kabel di berbagai titik ibu kota. Desakan ini muncul setelah insiden kecelakaan yang menimpa seorang siswi SMA Negeri 6 Jakarta yang diduga berkaitan dengan kondisi kabel di ruang publik.

Langkah ini dianggap penting untuk memastikan keselamatan pejalan kaki, terutama di area padat aktivitas masyarakat.


Latar Belakang Desakan Audit Kabel

Permintaan audit muncul karena adanya kekhawatiran terhadap kondisi penataan kabel yang dinilai masih semrawut di sejumlah wilayah Jakarta.

Beberapa poin yang menjadi perhatian DPRD DKI antara lain:

Pejabat Tak Jujur Lapor Kekayaan, Komisi III Tolak Perampasan Otomatis: Lalu Apa Sanksinya?
Baca Juga · Nasional
Pejabat Tak Jujur Lapor Kekayaan, Komisi III Tolak Perampasan Otomatis: Lalu Apa Sanksinya?
  • Banyak kabel udara yang tidak tertata dengan baik

  • Potensi bahaya bagi pejalan kaki dan pengguna jalan

  • Minimnya pengawasan berkala terhadap utilitas publik

  • Risiko kecelakaan akibat infrastruktur yang tidak standar

Insiden yang melibatkan pelajar SMA Negeri 6 Jakarta menjadi pemicu utama agar evaluasi dilakukan lebih serius dan menyeluruh.


Fokus Evaluasi Infrastruktur Publik

DPRD DKI menekankan bahwa audit tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga harus mencakup aspek teknis di lapangan.

Hal-hal yang diharapkan dalam audit tersebut meliputi:

KPK Geledah Djarum, Kasus Pajak Belum Tuntas: Mengapa Isu Tekanan Politik Menguat?
Baca Juga · Nasional
KPK Geledah Djarum, Kasus Pajak Belum Tuntas: Mengapa Isu Tekanan Politik Menguat?

1. Pendataan Ulang Kabel Utilitas

  • Identifikasi kabel listrik, internet, dan telekomunikasi

  • Pemetaan lokasi rawan kecelakaan

2. Penertiban Kabel Udara

  • Pengurangan kabel yang menggantung di ruang publik

  • Dorongan penggunaan sistem bawah tanah (ducting)

3. Standarisasi Keamanan

  • Penerapan standar keselamatan infrastruktur kota

  • Pengawasan rutin oleh instansi terkait


Respons terhadap Insiden Siswi SMAN 6 Jakarta

Insiden kecelakaan yang dialami siswi SMAN 6 Jakarta menjadi sorotan karena menunjukkan adanya potensi bahaya dari infrastruktur yang kurang tertata.

DPRD menilai peristiwa tersebut tidak boleh dianggap kasus tunggal, melainkan sinyal adanya masalah sistemik dalam pengelolaan utilitas kota.

Oleh karena itu, pemerintah daerah diminta untuk:

MA Batalkan Suket Gibran, Deddy Sitorus Desak Mundur dan Buka Opsi Pemakzulan!
Baca Juga · Nasional
MA Batalkan Suket Gibran, Deddy Sitorus Desak Mundur dan Buka Opsi Pemakzulan!
  • Melakukan investigasi menyeluruh terhadap penyebab insiden

  • Memastikan tidak ada korban serupa di masa mendatang

  • Mempercepat pembenahan infrastruktur publik


Dorongan Perbaikan Jangka Panjang

Selain audit, DPRD DKI juga mendorong adanya perencanaan jangka panjang dalam penataan kabel di Jakarta.

Beberapa rekomendasi yang muncul di antaranya:

  • Percepatan program penanaman kabel bawah tanah

  • Kolaborasi dengan penyedia layanan utilitas

  • Peningkatan pengawasan pembangunan infrastruktur kota

  • Edukasi keselamatan ruang publik kepada masyarakat


Kesimpulan

Desakan audit kabel Jakarta oleh DPRD DKI menjadi langkah penting dalam meningkatkan keselamatan infrastruktur kota. Insiden yang menimpa siswi SMAN 6 Jakarta memperlihatkan perlunya evaluasi serius terhadap penataan kabel di ruang publik. Dengan audit menyeluruh, diharapkan Jakarta dapat menjadi kota yang lebih aman, tertata, dan ramah bagi pejalan kaki.

Tags:
##AuditKabelJakarta##DPRDDKI##KeselamatanJakarta
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…