Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

NasDem Sebut Prabowo Sudah Tahu Bohir di Balik Demo

Sabila JP•
Nasional

Suarapantura.com - Ketua DPP Partai NasDem, Irma Suryani Chaniago, menilai Presiden Prabowo Subianto sebenarnya telah mengetahui siapa pihak yang menjadi pemodal atau "bohir" di balik berbagai aksi demonstrasi yang belakangan terjadi.

Pernyataan tersebut disampaikan Irma menanggapi pidato Prabowo yang mengaku mengetahui pihak-pihak yang membayar massa untuk melakukan aksi unjuk rasa.

"Waduh kalau Presiden sudah bicara seperti itu artinya Presiden sesungguhnya sudah tahu siapa bohir dari semua kegaduhan selama beliau menjabat sebagai Presiden," kata Irma kepada wartawan, Jumat, 26 Juni 2026.

Menurut Irma, di tengah kondisi ekonomi dan geopolitik dunia yang masih penuh tantangan, seluruh elemen bangsa seharusnya mengutamakan stabilitas nasional.

Suami Meninggal, Klaim Asuransi KPR 4 Tahun Tak Tuntas: BTN Malah Tagih Denda Rp10 Juta kepada Ahli Waris!
Baca Juga · Nasional
Suami Meninggal, Klaim Asuransi KPR 4 Tahun Tak Tuntas: BTN Malah Tagih Denda Rp10 Juta kepada Ahli Waris!

Ia menilai para pejabat negara, partai politik, akademisi, hingga tokoh masyarakat perlu bekerja sama menjaga ketertiban agar pemerintah dapat menjalankan roda pemerintahan secara optimal.

"Sebetulnya dalam kondisi ekonomi dan politik dunia yang berdampak pada hampir semua negara ini, para negarawan, partai politik, politisi maupun akademisi saling bahu-membahu menjaga ketertiban umum agar pemerintah dapat dengan baik melaksanakan roda pemerintahan, memenuhi dan menjaga keamanan pangan dan semua kebutuhan rakyat lainnya," ujarnya.

Irma juga mengajak seluruh pihak untuk mengesampingkan kepentingan politik praktis demi menjaga iklim investasi di Indonesia.

RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Senjata Kekuasaan? Advokat Bongkar Pasal Rawan dan Celah Penyalahgunaan Wewenang
Baca Juga · Nasional
RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Senjata Kekuasaan? Advokat Bongkar Pasal Rawan dan Celah Penyalahgunaan Wewenang

Menurutnya, situasi politik yang kondusif akan memberikan rasa aman bagi investor sehingga dapat mendorong terciptanya lapangan pekerjaan.

"Tinggalkan dulu kepentingan politik praktis agar suasana kondusif. Dengan demikian investor asing yang ada tidak lari dan yang ingin masuk terjamin keamanan berusahanya. Dengan demikian lapangan kerja bisa tercipta," katanya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto dalam pidatonya saat menghadiri Puncak Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo pada Rabu, 24 Juni 2026, menyinggung adanya pihak-pihak yang diduga membiayai aksi demonstrasi.

KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA
Baca Juga · Nasional
KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA

Prabowo mengaku mengenal orang-orang yang menurutnya tidak menyukai dirinya karena memahami praktik korupsi yang terjadi.

"Sopan-sopan tetap maling, sopan-sopan korupsi. Sok kaya, sok banyak duit. Kalau duitnya nyolong dari rakyat. Saya sudah lama jadi orang Indonesia, saya kenal itu semua," ujar Prabowo.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyebut mengetahui siapa pihak yang membayar peserta aksi demonstrasi.

"Saya tahu siapa yang bayar-bayar demo, saya tahu itu. Tapi tidak apa-apa, main demo. Ditanya anak-anak demo, tidak mengerti mau demo apa. Katanya dibayar Rp200 ribu. Tapi ada. Saya tidak mengerti," kata Prabowo.

Pernyataan Presiden tersebut memicu beragam tanggapan dari kalangan politik, termasuk Partai NasDem yang menilai Presiden telah memiliki informasi mengenai pihak yang berada di balik aksi-aksi demonstrasi tersebut.

Tags:
#PArtai Nasdem#Irma Suryani Chaniago#Prabowo Subianto#Aksi Demonstrasi
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…