Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Safari Politik Jokowi Dinilai Cerminkan Lemahnya Kepemimpinan Gibran dan Kaesang, Pengamat: Masih Bergantung pada Figur Ayah

Sabila JP•
Nasional

Suarapantura.com - Safari politik Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi, menuai beragam respons. Salah satunya datang dari pengamat politik yang menilai langkah tersebut mencerminkan masih lemahnya kepemimpinan politik putra-putranya, yakni Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep.

Pengamat politik dari Citra Institute, Efriza, menilai safari politik Jokowi yang diawali dari Lampung memperlihatkan upaya membangun kembali citra politiknya. Menurutnya, simbol pemberian gelar adat "Baginda Pemuka Bangsa" turut memperkuat pesan politik yang ingin ditampilkan.

"Jika dikaitkan secara politik, agenda Jokowi ke Lampung adalah dalam rangka pencitraan diri menuju Dewan Pembina PSI dan sekaligus mengupayakan mendongkrak elektabilitas PSI," kata Efriza, Selasa (30/6/2026).

Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding
Baca Juga · Nasional
Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding

Menurut Efriza, langkah tersebut juga menunjukkan bahwa Jokowi masih memiliki peran sentral dalam menopang kekuatan politik keluarga, khususnya setelah Gibran menjabat sebagai wakil presiden dan Kaesang memimpin Partai Solidaritas Indonesia.

Ia menilai Jokowi memahami kapasitas politik kedua putranya sehingga masih merasa perlu turun langsung untuk memperkuat posisi mereka menjelang kontestasi politik berikutnya.

BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan
Baca Juga · Nasional
BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan

"Ini semua terjadi karena Kaesang dan Gibran lemah dalam kepemimpinan sehingga Jokowi sebagai ayah sekaligus mantan presiden harus terus ditonjolkan upaya pembangunan citranya," ujarnya.

Dinilai Bangun Citra Politik

Efriza berpendapat safari politik Jokowi tidak hanya sebatas menghadiri kegiatan internal PSI atau bertemu tokoh daerah. Menurutnya, rangkaian kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari upaya membangun citra sebagai mantan presiden yang tetap dekat dengan masyarakat.

5,7 Juta Akun Pelanggan Fore Kopi Bocor, Data Pribadi dan Riwayat Belanja Ikut Terdampak
Baca Juga · Nasional
5,7 Juta Akun Pelanggan Fore Kopi Bocor, Data Pribadi dan Riwayat Belanja Ikut Terdampak

Ia menilai pencitraan semacam itu sebenarnya tidak lagi menjadi kebutuhan mengingat pemerintahan saat ini telah dipimpin oleh Prabowo Subianto.

"Jadi proses safari politik Jokowi bukan sekadar proses bertemu elite dan kader PSI maupun penyelenggaraan acara PSI, tetapi ingin membangun citra diri sebagai presiden yang terbaik bagi negeri ini sekaligus punya legacy terbaik bagi negeri ini," tutupnya.

Tags:
#Jokowidodo#gibran rakabiming raka#kaesang pangarep#PSI
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…