Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Prabowo Ingatkan Polri: Kemiskinan Akibat Korupsi Jadi Tantangan Besar

Isabella Aluna Zahira•
Nasional

Suarapantura.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia masih menghadapi tantangan serius berupa kemiskinan yang dipicu oleh praktik korupsi, penyelundupan, dan berbagai aktivitas ekonomi ilegal. Pesan tersebut disampaikan saat memimpin upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sebagai pengingat agar jajaran Polri tidak cepat berpuas diri atas berbagai capaian yang telah diraih.

Menurut Prabowo, keberhasilan aparat keamanan dalam menjaga stabilitas nasional patut diapresiasi. Namun, berbagai persoalan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat masih memerlukan perhatian dan kerja keras dari seluruh institusi negara.


Prabowo Minta Polri Jangan Cepat Puas

Dalam amanatnya, Presiden mengapresiasi sejumlah keberhasilan Polri bersama kementerian dan lembaga terkait, seperti pengungkapan ribuan kasus narkotika, pemberantasan judi online, hingga keberhasilan menjaga Indonesia dari insiden terorisme dalam beberapa tahun terakhir. Meski demikian, ia menekankan bahwa pencapaian tersebut tidak boleh membuat aparat lengah.

KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA
Baca Juga · Nasional
KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA

Prabowo mengingatkan bahwa tantangan ke depan justru semakin kompleks sehingga Polri harus terus meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan.

Poin utama pesan Presiden kepada Polri

  • Menjaga kepercayaan masyarakat sebagai modal utama institusi kepolisian.

  • Tidak cepat merasa puas terhadap berbagai keberhasilan yang telah dicapai.

  • Terus meningkatkan kemampuan menghadapi ancaman kejahatan modern.

  • Memperkuat sinergi dengan berbagai lembaga negara dalam menjaga keamanan nasional.


Kemiskinan Disebut Berkaitan dengan Korupsi dan Ekonomi Ilegal

Prabowo menilai kemiskinan yang masih dialami sebagian masyarakat merupakan konsekuensi dari berbagai praktik yang merugikan negara, mulai dari korupsi, penyelundupan hingga aktivitas ekonomi ilegal lainnya.

Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding
Baca Juga · Nasional
Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding

Menurutnya, berbagai kebocoran tersebut menghambat pemanfaatan sumber daya negara yang seharusnya dapat digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Karena itu, ia menilai pemberantasan kejahatan ekonomi menjadi bagian penting dalam upaya mengurangi kemiskinan di Indonesia.


Ancaman Kejahatan Semakin Berkembang

Selain persoalan korupsi, Presiden juga mengingatkan bahwa perkembangan teknologi telah mengubah pola kejahatan. Aparat kepolisian diminta terus beradaptasi agar mampu menghadapi berbagai bentuk kriminalitas baru.

BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan
Baca Juga · Nasional
BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan

Beberapa ancaman yang menjadi perhatian pemerintah antara lain:

  • Peredaran narkotika.

  • Judi online.

  • Kejahatan siber.

  • Perdagangan orang.

  • Penyelundupan.

  • Pertambangan ilegal.

  • Perkebunan ilegal.

  • White collar crime atau kejahatan kerah putih.


Pentingnya Menjaga Kepercayaan Publik

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo menegaskan bahwa kepercayaan masyarakat merupakan aset paling penting bagi institusi kepolisian. Oleh karena itu, setiap anggota Polri diharapkan menjalankan tugas secara profesional, transparan, dan berpihak pada kepentingan rakyat.

Ia juga mendorong kepolisian untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia, termasuk penguasaan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI), agar mampu menghadapi tantangan keamanan yang terus berkembang.


Kesimpulan

Pesan Presiden Prabowo pada Hari Bhayangkara ke-80 menekankan bahwa keberhasilan menjaga keamanan harus dibarengi dengan upaya memberantas korupsi dan berbagai kejahatan ekonomi yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, kemiskinan masih menjadi pekerjaan rumah besar bangsa sehingga Polri diharapkan terus menjaga kepercayaan publik, meningkatkan profesionalisme, dan beradaptasi menghadapi ancaman kejahatan di era digital.

Tags:
#Prabowo Subianto#Polri#Korupsi Indonesia
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…