Suarapantura.com - Profil Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam
Biodata Singkat
Nama lengkap: Andi Syamsuddin Arsyad
Nama populer: Haji Isam
Tempat, tanggal lahir: Batulicin, Kalimantan Selatan, 1 Januari 1977
Usia: 49 tahun (2026)
Agama: Islam
Asal keluarga: Bugis-Banjar
Pekerjaan: Pengusaha
Perusahaan utama: Jhonlin Group
Domisili: Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.
Perjalanan Karier
Kesuksesan Haji Isam tidak diraih secara instan.
Setelah lulus SMA, ia tidak melanjutkan kuliah karena keterbatasan ekonomi. Ia sempat bekerja sebagai:
Sopir angkutan kayu
Tukang ojek
Buruh bongkar muat
Operator alat berat
Penebang kayu
Pengalaman bekerja di sektor pertambangan membuatnya memahami bisnis batu bara.
Pada 2003 ia mendirikan CV Jhonlin Baratama yang kemudian berkembang menjadi Jhonlin Group, salah satu konglomerasi terbesar di Kalimantan.
Kerajaan Bisnis Haji Isam
Saat ini Jhonlin Group memiliki usaha di berbagai sektor, antara lain:
Pertambangan
PT Jhonlin Baratama
Kontraktor tambang
Batu bara
Perkebunan
Biodiesel
Energi
Pabrik biodiesel
Hilirisasi sawit
Logistik
Pelabuhan
Transportasi batu bara
Pelayaran
Penerbangan
Jhonlin Air Transport
Rental jet pribadi
Properti
Infrastruktur
Gula
Bisnisnya terus berkembang hingga merambah investasi di berbagai perusahaan terbuka.
Perusahaan Terbuka yang Terkait
Beberapa emiten yang dikaitkan dengan kelompok usaha Haji Isam antara lain:
PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR)
PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE)
PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN)
Pada 2026, Haji Isam juga menjadi sorotan setelah membeli sekitar 21 persen saham PT Abadi Nusantara Hijau Investama (PACK).
Kekayaan
Tidak ada laporan resmi mengenai total kekayaan Haji Isam karena mayoritas asetnya berada pada perusahaan tertutup.
Namun berbagai estimasi media menunjukkan nilai kekayaannya sangat besar.
Beberapa perkiraan yang pernah dipublikasikan antara lain:
lebih dari Rp10 triliun berdasarkan estimasi konservatif;
sekitar Rp101 triliun jika dihitung berdasarkan nilai kepemilikan langsung maupun tidak langsung pada sejumlah perusahaan publik ketika harga saham mencapai level tertentu pada 2025. Estimasi ini bukan angka resmi maupun daftar Forbes.
Karena perusahaan-perusahaannya tidak seluruhnya terbuka, nilai kekayaan tersebut dapat berubah mengikuti harga saham dan valuasi bisnis.
Estimasi Pendapatan per Bulan
Tidak ada data resmi mengenai gaji maupun pendapatan pribadi Haji Isam.
Sebagai pemilik grup usaha, penghasilannya berasal dari:
dividen perusahaan;
keuntungan operasional;
investasi;
kenaikan nilai saham;
transaksi bisnis.
Beberapa media pernah menyebut omzet bisnis batu bara kelompok usahanya dapat mencapai sekitar Rp40 miliar per bulan, namun angka tersebut merupakan omzet usaha, bukan pendapatan pribadi Haji Isam.
Dengan demikian:
Proyek Strategis Nasional
Dalam beberapa tahun terakhir, Haji Isam turut terlibat dalam sejumlah proyek besar nasional, termasuk pengembangan sektor pangan dan pertanian serta ekspansi hilirisasi industri berbasis sawit melalui Jhonlin Group.
Fakta Menarik
Memulai karier dari sopir angkutan kayu.
Dijuluki Crazy Rich Kalimantan.
Membangun Jhonlin Group dari perusahaan kecil menjadi konglomerasi nasional.
Memiliki bisnis mulai dari tambang hingga penerbangan.
Dikenal gemar off-road dan motorsport.
Kerap menjadi sorotan karena aksi korporasi bernilai besar di pasar modal.