Suarapantura.com - Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri melakukan pemeriksaan terhadap personel yang bertugas menjaga ruang tahanan Polres Kolaka menyusul kaburnya 11 tahanan. Langkah tersebut merupakan bagian dari evaluasi internal untuk mengetahui apakah terdapat kelalaian atau pelanggaran prosedur dalam sistem pengamanan tahanan.
Selain penyelidikan internal, kepolisian juga masih memfokuskan upaya pengejaran terhadap para tahanan yang melarikan diri.
Propam Dalami Dugaan Kelalaian Petugas
Pemeriksaan oleh Propam dilakukan guna memastikan seluruh prosedur penjagaan telah dijalankan sesuai standar operasional.
Beberapa aspek yang menjadi fokus pemeriksaan meliputi:
Kesesuaian pelaksanaan tugas petugas jaga.
Sistem pengawasan terhadap ruang tahanan.
Kemungkinan adanya pelanggaran disiplin atau kelalaian personel.
Evaluasi mekanisme keamanan untuk mencegah kejadian serupa.
Hasil pemeriksaan akan menjadi dasar bagi kepolisian dalam menentukan apakah terdapat unsur pelanggaran disiplin maupun tindakan lain yang perlu diproses sesuai ketentuan internal.
Kronologi Kaburnya 11 Tahanan
Peristiwa kaburnya para tahanan terjadi pada dini hari. Berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi kejadian, para tahanan diduga memanfaatkan celah pada ventilasi ruang tahanan sebelum naik ke atap bangunan menggunakan selang air dan melarikan diri dari area markas kepolisian.
Begitu kejadian diketahui, jajaran Polres segera melakukan:
Olah tempat kejadian perkara (TKP).
Pemeriksaan ruang tahanan.
Penyebaran identitas para tahanan.
Pengejaran dan penyekatan di sejumlah jalur keluar wilayah.
Koordinasi dengan jajaran kepolisian di wilayah sekitar.
Pengejaran Terus Dilakukan
Di sisi lain, aparat kepolisian terus memburu para tahanan yang masih berada dalam pelarian. Operasi pencarian melibatkan penyisiran sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian, termasuk kawasan pegunungan dan jalur-jalur yang berpotensi digunakan untuk melarikan diri.
Perkembangan terbaru menunjukkan sebagian tahanan telah berhasil diamankan kembali, sementara sisanya masih dalam proses pencarian intensif oleh tim gabungan kepolisian.
Pernyataan Resmi Kepolisian
Pihak kepolisian menegaskan bahwa pemeriksaan terhadap petugas jaga merupakan prosedur standar setiap kali terjadi insiden yang berkaitan dengan pengamanan tahanan.
Selain melakukan evaluasi internal melalui Propam, kepolisian juga memastikan pengejaran terhadap tahanan yang kabur tetap menjadi prioritas utama hingga seluruhnya berhasil diamankan kembali. Kepolisian turut mengimbau masyarakat agar segera melapor apabila mengetahui keberadaan para tahanan dan tidak melakukan tindakan sendiri yang dapat membahayakan keselamatan.
Nilai Tambah: Mengapa Pemeriksaan Propam Penting?
Pemeriksaan oleh Propam bukan hanya bertujuan mencari pihak yang bertanggung jawab, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperbaiki tata kelola pengamanan di rumah tahanan kepolisian. Evaluasi tersebut mencakup efektivitas pengawasan, kesiapan personel, hingga kondisi fisik fasilitas tahanan.
Dengan langkah tersebut, diharapkan sistem pengamanan dapat diperkuat sehingga risiko pelarian tahanan pada masa mendatang dapat diminimalkan.