Suarapantura.com - Nama Yuliot Tanjung kembali menjadi perhatian publik setelah dipercaya menjabat Komisaris PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Selain sebagai komisaris di bank pelat merah terbesar di Indonesia itu, ia juga merupakan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam Kabinet Merah Putih.
Penunjukan Yuliot sebagai komisaris Bank Mandiri menjadi bagian dari penyegaran jajaran pengurus BUMN. Namun, posisinya juga ikut menjadi sorotan karena termasuk dalam daftar wakil menteri yang merangkap jabatan sebagai komisaris BUMN.
Karier Panjang di Birokrasi
Yuliot Tanjung dikenal sebagai birokrat yang lama berkarier di lingkungan pemerintahan, khususnya pada bidang investasi, industri, dan energi.
Sebelum menjadi Wakil Menteri ESDM, ia pernah menduduki sejumlah jabatan strategis, di antaranya:
Deputi Bidang Pengembangan Iklim Penanaman Modal di BKPM.
Staf Ahli di Kementerian Investasi/BKPM.
Berbagai posisi struktural di Kementerian Perindustrian.
Pengalamannya banyak berkaitan dengan kebijakan investasi, hilirisasi industri, pengembangan kawasan industri, hingga pelayanan perizinan usaha.
Menjadi Wakil Menteri ESDM
Dalam Kabinet Merah Putih, Yuliot dipercaya mendampingi Menteri ESDM mengawasi berbagai sektor strategis nasional, mulai dari:
Posisi tersebut membuatnya terlibat dalam berbagai kebijakan energi nasional.
Menjadi Komisaris Bank Mandiri
Melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Yuliot kemudian ditunjuk sebagai Komisaris PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Sebagai komisaris, tugas utamanya bukan menjalankan operasional bank, melainkan:
mengawasi kinerja direksi,
memastikan penerapan tata kelola perusahaan,
mengawasi manajemen risiko,
memberikan masukan strategis kepada direksi.
Perkiraan Penghasilan
Besaran remunerasi komisaris Bank Mandiri tidak diumumkan secara rinci untuk masing-masing individu.
Namun, berdasarkan laporan remunerasi Bank Mandiri beberapa tahun terakhir dan praktik di BUMN perbankan besar, sejumlah analis memperkirakan kompensasi Komisaris Bank Mandiri dapat terdiri dari:
Besaran yang diterima setiap komisaris berbeda tergantung jabatan dan keputusan pemegang saham. Tidak terdapat angka resmi yang dipublikasikan secara individual.
Pernah Tersangkut Kasus?
Hingga saat ini tidak terdapat informasi resmi yang menyatakan Yuliot Tanjung pernah:
Namanya juga tidak tercatat sebagai pihak yang dijatuhi sanksi oleh aparat penegak hukum dalam kapasitas pribadi.
Meski demikian, sebagai pejabat publik sekaligus komisaris BUMN, kebijakan maupun jabatannya kerap menjadi bagian dari sorotan publik, termasuk terkait isu rangkap jabatan wakil menteri sebagai komisaris BUMN yang belakangan menjadi perhatian setelah adanya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai penyesuaian aturan rangkap jabatan.
Profil Singkat
Nama: Yuliot Tanjung
Jabatan Pemerintah: Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral
Jabatan BUMN: Komisaris PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Latar Belakang: Birokrat
Bidang Keahlian: Investasi, industri, energi, kebijakan publik
Status Hukum: Tidak ada informasi resmi yang menyatakan pernah menjadi tersangka atau terpidana dalam perkara pidana.