Potret Sadiah Amir Sussy, Branch Manager MNC Bank KC MNC Tower yang menjadi sorotan publik. (sumber: purnamanews.com)
SUARAPANTURA.COM – Nama Sadiah Amir Sussy belakangan menjadi perhatian publik setelah muncul dalam pemberitaan terkait dugaan kasus kekerasan yang disebut terjadi di lingkungan kerja MNC Group. Terlepas dari polemik yang berkembang, Sadiah diketahui merupakan salah satu pejabat di PT Bank MNC Internasional Tbk (MNC Bank).
Berdasarkan Laporan Tahunan (Annual Report) MNC Bank, Sadiah Amir Sussy menjabat sebagai Branch Manager Kantor Cabang (KC) MNC Tower di Jakarta. Ia merupakan lulusan Sarjana Ekonomi Manajemen Universitas Langlangbuana, Bandung.
Karier Sadiah di industri perbankan telah berlangsung cukup panjang. Ia bergabung dengan MNC Bank sejak 2007. Sebelum menjadi bagian dari MNC Bank, Sadiah pernah bekerja sebagai Customer Service di PT Bank Finconesia. Pengalaman tersebut menjadi bekal dalam perjalanan kariernya hingga dipercaya memimpin salah satu kantor cabang MNC Bank.
Dalam kapasitasnya sebagai Branch Manager KC MNC Tower, Sadiah tercatat sebagai bagian dari jajaran pimpinan operasional yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan layanan perbankan di kantor cabang yang dipimpinnya.
Nama Sadiah kemudian menjadi sorotan setelah melalui kuasa hukumnya ia mengaku menjadi korban dugaan kekerasan dalam sebuah pertemuan internal perusahaan. Klaim tersebut telah disampaikan kepada publik dan rencananya akan dilanjutkan melalui proses hukum.
Di sisi lain, MNC Group telah membantah seluruh tuduhan tersebut. Melalui kuasa hukumnya, perusahaan menyatakan informasi yang beredar tidak benar dan menyebut akan menempuh langkah hukum atas dugaan fitnah maupun pencemaran nama baik. Hingga saat ini, belum ada putusan pengadilan yang menyatakan kebenaran atas klaim dari masing-masing pihak.
Dengan demikian, pemberitaan mengenai perkara tersebut masih berada pada tahap penyampaian klaim dari para pihak dan proses hukum yang berlaku masih harus menunggu perkembangan lebih lanjut sesuai ketentuan perundang-undangan.