Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Heboh Kipas Angin Kopdes Merah Putih Rp1,8 Triliun, Menkop Mengaku Tak Tahu, Bos Agrinas Singgung Data Bodong

Sabila JP•
Nasional

Kipas yang dianggarkan senilai 1,8 T untuk operasional Kopdes Merah Putih. (ilustrasi diolah dengan AI) SUmber: Radar Jember

Suarapantura.com - Isu pengadaan 1,8 juta unit kipas angin untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dengan nilai mencapai Rp1,8 triliun mendadak menjadi sorotan publik. Polemik itu mencuat setelah dibahas dalam rapat kerja Komisi VI DPR RI bersama Menteri Koperasi.

Kabar tersebut pertama kali disampaikan Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Mufti Anam, dalam rapat kerja bersama Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Rabu (15/7/2026).

Mufti mengaku menerima banyak pertanyaan dari masyarakat mengenai kabar pengadaan tersebut, namun hingga kini belum memperoleh penjelasan resmi dari pemerintah.

"Hari ini rakyat sedang dihebohkan dengan isu adanya pengadaan 1,8 juta kipas angin dengan nilai Rp1,8 triliun. Kami mencari informasi tapi tidak mendapat penjelasan resmi," ujar Mufti dalam rapat kerja.

Menkop: Saya Tidak Tahu

Menanggapi pertanyaan tersebut, Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengaku belum mengetahui informasi mengenai pengadaan kipas angin yang ramai diperbincangkan.

KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA
Baca Juga · Nasional
KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA

Menurut Ferry, pengadaan tersebut juga bukan berada di bawah kewenangan Kementerian Koperasi.

"Soal kipas angin saya tidak tahu," kata Ferry.

Ia menegaskan proses pengadaan bukan dilakukan oleh kementeriannya.

DPR Minta Penjelasan

Mufti Anam meminta pemerintah memberikan penjelasan terbuka agar polemik tidak terus berkembang di tengah masyarakat.

Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding
Baca Juga · Nasional
Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding

Menurutnya, isu yang melibatkan anggaran hingga triliunan rupiah perlu dijelaskan secara transparan agar tidak menimbulkan spekulasi.

Bos Agrinas Angkat Bicara

Terpisah, Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo de Sousa Mota, turut menanggapi isu tersebut.

Joao menyayangkan informasi yang berkembang justru disampaikan tanpa didukung data yang dapat dipertanggungjawabkan.

BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan
Baca Juga · Nasional
BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan

Ia meminta setiap informasi yang disampaikan ke publik didasarkan pada data yang akurat agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

"Kita prihatin apabila ada pernyataan yang disampaikan tanpa data yang prudent," ujarnya usai menghadiri Seminar Nasional KDKMP di Jakarta Timur.

Saat ditanya mengenai validitas informasi yang beredar, Joao enggan berkomentar lebih jauh, namun mengisyaratkan bahwa informasi tersebut diduga tidak memiliki dasar yang jelas.

Belum Ada Penjelasan Resmi

Hingga kini belum ada dokumen resmi yang dipublikasikan pemerintah terkait dugaan pengadaan 1,8 juta kipas angin senilai Rp1,8 triliun tersebut.

Polemik pun masih menjadi perhatian publik sambil menunggu penjelasan lebih lanjut dari pihak-pihak terkait mengenai kebenaran informasi yang beredar.

Tags:
#KDMP#Ferry Juliantono#Kemenkop#DPR RI
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…