SUARAPANTURA.COM – Nama Ferry Joko Juliantono atau yang lebih dikenal sebagai Ferry Juliantono kembali menjadi perhatian publik setelah dipercaya Presiden Prabowo Subianto menjabat Menteri Koperasi Republik Indonesia. Sebelum menduduki kursi menteri, Ferry lebih dulu menjabat sebagai Wakil Menteri Koperasi sejak awal Kabinet Merah Putih, sebelum akhirnya dilantik menjadi Menteri Koperasi pada September 2025.
Politikus Partai Gerindra ini dikenal memiliki rekam jejak panjang sebagai aktivis, tokoh organisasi tani, hingga pejabat pemerintahan yang fokus pada penguatan ekonomi kerakyatan melalui koperasi.
Biodata Singkat
Nama lengkap: Ferry Joko Juliantono
Nama populer: Ferry Juliantono
Tempat, tanggal lahir: Jakarta, 27 Juli 1967
Usia: 58 tahun (2026)
Jabatan: Menteri Koperasi Republik Indonesia
Partai Politik: Partai Gerindra
Pendidikan
Ferry Juliantono merupakan lulusan Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran (Unpad). Selama menjadi mahasiswa, ia aktif dalam berbagai organisasi kemahasiswaan dan gerakan sosial yang kemudian mengantarkannya ke dunia aktivisme nasional.
Perjalanan Karier
Karier Ferry dimulai sebagai auditor dan konsultan sebelum aktif di berbagai organisasi masyarakat serta dunia politik.
Sejumlah jabatan yang pernah diembannya antara lain:
Auditor dan Konsultan Yayasan Mandiri serta Bank BNI.
Kepala Departemen Pengembangan Masyarakat CIDES.
Komisaris Utama PT Wana Artha Citra Industri.
Ketua Umum Dewan Tani Indonesia.
Wakil Direktur Pelaksana Induk Koperasi Tani Nelayan (Inkoptan).
Sekretaris Jenderal Sarekat Islam.
Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (IKA Unpad).
Wakil Menteri Koperasi (2024–2025).
Menteri Koperasi Republik Indonesia sejak September 2025.
Kiprah Politik
Ferry dikenal sebagai aktivis yang vokal sejak era reformasi. Ia kemudian bergabung ke dunia politik dan menjadi salah satu kader senior Partai Gerindra.
Di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Ferry dipercaya mengawal sektor koperasi. Salah satu program yang paling sering dikaitkan dengan namanya adalah penguatan Koperasi Desa Merah Putih, yang ditujukan untuk memperkuat ekonomi desa melalui kelembagaan koperasi.
Berapa Gaji Menteri Koperasi?
Besaran gaji Menteri Koperasi diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Secara umum, penghasilan seorang menteri terdiri atas:
Selain gaji pokok, menteri juga memperoleh berbagai fasilitas resmi dari negara. Namun, pemerintah tidak mempublikasikan total pendapatan bersih setiap menteri karena bergantung pada berbagai komponen remunerasi.
Harta Kekayaan Ferry Juliantono
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan saat menjabat Wakil Menteri Koperasi, Ferry Juliantono memiliki total kekayaan sekitar Rp52,39 miliar.
Rincian aset yang dilaporkan meliputi:
Tanah dan bangunan: sekitar Rp48,9 miliar yang tersebar di Jakarta Selatan, Tangerang Selatan, Bogor, Badung, Gianyar, dan Klungkung.
Kendaraan bermotor: sekitar Rp3,323 miliar, terdiri dari BMW X5, Mercedes-Benz S400 L, Toyota Alphard, dan Honda HR-V.
Harta bergerak lainnya: sekitar Rp3 miliar.
Surat berharga: sekitar Rp175 juta.
Kas dan setara kas: sekitar Rp2 miliar.
Utang: sekitar Rp5 miliar.
Setelah dikurangi utang, total kekayaan bersih Ferry Juliantono tercatat mencapai sekitar Rp52,39 miliar.
Fokus Memimpin Kementerian Koperasi
Sebagai Menteri Koperasi, Ferry Juliantono menargetkan penguatan koperasi sebagai pilar ekonomi nasional. Pemerintah mendorong pembentukan dan pengembangan koperasi modern, peningkatan akses pembiayaan bagi pelaku usaha, digitalisasi koperasi, serta penguatan program Koperasi Desa Merah Putih untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tingkat desa.