Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Profil dan Kekayaan Eko Waluyo, Direktur Human Capital & Compliance BTN

Rafael Samuel•
Nasional

Eko Waluyo merupakan Direktur Human Capital & Compliance PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN

Suarapantura.com – Eko Waluyo merupakan Direktur Human Capital & Compliance PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN yang memiliki pengalaman panjang dalam bidang pengelolaan sumber daya manusia, kepatuhan, serta tata kelola perusahaan.

Pria kelahiran Jakarta tahun 1971 tersebut saat ini berusia 52 tahun dan berdomisili di Jakarta. Eko mulai menjabat sebagai Direktur BTN sejak 10 Maret 2021 berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perseroan. Pengangkatannya kemudian dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 9 Agustus 2021.

Dalam menjalankan tugasnya sebagai bagian dari jajaran Direksi BTN, Eko Waluyo tercatat tidak memiliki hubungan maupun afiliasi dengan anggota Direksi, Komisaris lainnya, maupun pemegang saham perseroan.

Dari sisi pendidikan, Eko memiliki latar belakang di bidang manajemen dan akuntansi. Ia meraih gelar Sarjana Akuntansi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dan melanjutkan pendidikan Magister Manajemen di universitas yang sama.

Selain itu, Eko juga mengikuti program Master of Business Administration (MBA) shortcourse program melalui kerja sama MM UGM dengan University of Kentucky – Gatton College of Business dalam bidang Finance Management.

Perjalanan karier Eko sebagian besar dibangun di lingkungan BTN. Sebelum menjabat sebagai direktur, ia telah mengisi sejumlah posisi strategis yang berkaitan dengan human capital dan tata kelola perusahaan.

Eko menjabat sebagai Human Capital Division Head BTN pada Mei 2017. Kemudian, ia dipercaya sebagai Human Capital Management & Culture Specialist Division Head sejak Juni 2017 hingga Januari 2019.

Kariernya berlanjut sebagai Human Capital Management Division Head BTN sejak Januari 2019 hingga Maret 2021. Setelah itu, Eko dipercaya menduduki posisi Direktur Compliance & Legal BTN pada Maret 2021 hingga Maret 2022.

Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding
Baca Juga · Nasional
Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding

Sejak Maret 2022 hingga saat ini, Eko Waluyo menjabat sebagai Direktur Human Capital, Compliance & Legal BTN dengan tanggung jawab dalam penguatan sumber daya manusia, kepatuhan, dan tata kelola perusahaan.


Kekayaan Eko Waluyo Capai Rp42,13 Miliar, Miliki Surat Berharga Rp15 Miliar

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan pada 19 Februari 2026 untuk periode pelaporan tahun 2025, Direktur Human Capital & Compliance BTN Eko Waluyo tercatat memiliki total kekayaan sebesar Rp42.130.753.960.

Laporan tersebut telah berstatus Verifikasi Administratif Lengkap dan disampaikan melalui mekanisme LHKPN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai bentuk kewajiban pejabat penyelenggara negara.

Dari total kekayaan tersebut, aset terbesar Eko berasal dari kepemilikan tanah dan bangunan dengan nilai mencapai Rp14.540.000.000.

Eko tercatat memiliki enam aset properti yang tersebar di sejumlah wilayah, yakni Bekasi, Temanggung, Jakarta Pusat, hingga Jakarta Selatan.

Properti dengan nilai terbesar berada di Jakarta Selatan. Eko memiliki tanah dan bangunan seluas 270 meter persegi/400 meter persegi dengan nilai mencapai Rp7,5 miliar.

BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan
Baca Juga · Nasional
BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan

Selain itu, ia juga memiliki aset tanah dan bangunan lainnya di Jakarta Selatan seluas 134 meter persegi/186 meter persegi dengan nilai Rp3,75 miliar.

Aset properti lainnya meliputi tanah dan bangunan di Bekasi senilai Rp865 juta, tanah di Temanggung senilai Rp1,09 miliar, tanah dan bangunan di Temanggung senilai Rp535 juta, serta tanah dan bangunan di Jakarta Pusat senilai Rp800 juta.

Selain properti, komponen besar lainnya dalam kekayaan Eko berasal dari surat berharga dengan nilai mencapai Rp15.018.678.940.

Ia juga melaporkan kepemilikan kas dan setara kas sebesar Rp11.229.105.020.

Di sektor kendaraan, Eko memiliki sejumlah kendaraan dengan total nilai mencapai Rp1.162.250.000.

Kendaraan yang tercatat dalam laporan LHKPN tersebut terdiri dari:

  • Suzuki Carry Minibus tahun 2001 senilai Rp22 juta.

  • Honda Beat tahun 2016 senilai Rp8,25 juta.

  • Toyota Fortuner tahun 2014 senilai Rp243,5 juta.

  • Honda Verza tahun 2019 senilai Rp10,5 juta.

  • Toyota Alphard ATPN tahun 2018 senilai Rp650 juta.

  • Honda WR-V 1.5 RS CVT tahun 2023 senilai Rp210 juta.

  • Honda New Scoopy Fashion tahun 2023 senilai Rp18 juta.

Selain itu, Eko juga mencatatkan harta bergerak lainnya sebesar Rp180.720.000.

5,7 Juta Akun Pelanggan Fore Kopi Bocor, Data Pribadi dan Riwayat Belanja Ikut Terdampak
Baca Juga · Nasional
5,7 Juta Akun Pelanggan Fore Kopi Bocor, Data Pribadi dan Riwayat Belanja Ikut Terdampak

Dalam laporan tersebut, total harta Eko Waluyo sebelum dikurangi kewajiban mencapai Rp42.130.753.960. Tidak terdapat catatan utang dalam laporan LHKPN tersebut, sehingga total kekayaan bersihnya tetap berada pada angka yang sama.

Rincian Kekayaan Eko Waluyo

Tanah dan Bangunan: Rp14.540.000.000

  • Bekasi: tanah dan bangunan Rp865 juta.

  • Temanggung: tanah Rp1,09 miliar.

  • Temanggung: tanah dan bangunan Rp535 juta.

  • Jakarta Pusat: tanah dan bangunan Rp800 juta.

  • Jakarta Selatan: tanah dan bangunan Rp7,5 miliar.

  • Jakarta Selatan: tanah dan bangunan Rp3,75 miliar.

Alat Transportasi dan Mesin: Rp1.162.250.000

  • Suzuki Carry Minibus 2001: Rp22 juta.

  • Honda Beat 2016: Rp8,25 juta.

  • Toyota Fortuner 2014: Rp243,5 juta.

  • Honda Verza 2019: Rp10,5 juta.

  • Toyota Alphard ATPN 2018: Rp650 juta.

  • Honda WR-V 1.5 RS CVT 2023: Rp210 juta.

  • Honda New Scoopy Fashion 2023: Rp18 juta.

Harta Bergerak Lainnya: Rp180.720.000
Surat Berharga: Rp15.018.678.940
Kas dan Setara Kas: Rp11.229.105.020

Total Harta Kekayaan Eko Waluyo: Rp42.130.753.960
Utang: Rp0

Total Kekayaan Bersih: Rp42,13 Miliar.

Tags:
#Eko Waluyo#Bank Tabungan Negara#BTN#Kekayaan
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…