I Nyoman Sugiri Yasa merupakan Direktur Operations PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN yang memiliki pengalaman panjang di sektor perbankan.
Suarapantura.com – I Nyoman Sugiri Yasa merupakan Direktur Operations PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN yang memiliki pengalaman panjang di sektor perbankan, khususnya dalam bidang operasional, teknologi informasi, serta transformasi digital.
Pria kelahiran Bali tahun 1977 tersebut dipercaya menduduki posisi Direktur Operations BTN setelah dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak 25 Juli 2025.
Dalam menjalankan tugasnya sebagai bagian dari jajaran Direksi BTN, I Nyoman Sugiri Yasa tercatat tidak memiliki hubungan maupun afiliasi dengan anggota Direksi, Komisaris lainnya, serta pemegang saham perseroan.
Dari sisi pendidikan, I Nyoman memiliki latar belakang akademik di bidang teknologi dan bisnis. Ia meraih gelar Sarjana Matematika dari Institut Pertanian Bogor (IPB) pada tahun 2000.
Kemudian, ia melanjutkan pendidikan Magister dengan gelar Master of Business Administration (MBA) dari Simon School of Business, University of Rochester pada tahun 2010.
Sebelum bergabung dalam jajaran direksi BTN, I Nyoman memiliki pengalaman panjang di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI.
Ia pernah menjabat sebagai SEVP Operation BRI pada periode Agustus 2023 hingga Maret 2025. Dalam posisi tersebut, ia bertanggung jawab terhadap pengelolaan operasional perusahaan dan penguatan layanan perbankan.
Sebelumnya, I Nyoman juga dipercaya sebagai Executive Vice President (EVP) Application Management & Operation Division BRI sejak 2020 hingga 2023.
Kariernya di BRI dimulai dari bidang teknologi informasi. Ia menjabat sebagai EVP Tech Partnership Division pada Agustus 2018 hingga 2019, serta pernah mengemban posisi Vice President IT Strategy and Planning sejak Januari 2018 hingga Agustus 2018.
Dengan pengalaman di bidang operasional dan teknologi perbankan, I Nyoman Sugiri Yasa kemudian dipercaya memperkuat jajaran manajemen BTN sebagai Direktur Operations.
Kekayaan I Nyoman Sugiri Yasa Capai Rp27,41 Miliar, Miliki Surat Berharga Rp7,54 Miliar
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan pada 27 Maret 2026 untuk periode pelaporan tahun 2025, Direktur Operations BTN I Nyoman Sugiri Yasa tercatat memiliki total kekayaan sebesar Rp27.415.997.648.
Laporan tersebut telah berstatus Verifikasi Administratif Lengkap dan disampaikan melalui mekanisme LHKPN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai bentuk transparansi pejabat penyelenggara negara.
Dalam laporan tersebut, total harta I Nyoman sebelum dikurangi kewajiban tercatat sebesar Rp28.381.752.112. Setelah dikurangi utang sebesar Rp965.754.464, total kekayaan bersihnya berada di angka Rp27,41 miliar.
Komponen terbesar dalam kekayaan I Nyoman berasal dari kas dan setara kas dengan nilai mencapai Rp10.482.913.551.
Selain itu, ia juga memiliki aset berupa surat berharga sebesar Rp7.547.541.772.
Sementara itu, aset tanah dan bangunan yang dimiliki I Nyoman tercatat mencapai Rp6.662.500.000.
Dalam laporan LHKPN, ia memiliki lima aset properti yang tersebar di Depok, Jakarta Selatan, dan Tabanan, Bali.
Aset dengan nilai terbesar berupa tanah dan bangunan seluas 231 meter persegi/219 meter persegi di Jakarta Selatan dengan nilai mencapai Rp5,3 miliar.
Selain itu, ia memiliki tanah seluas 290 meter persegi di Depok senilai Rp900 juta serta tiga bidang tanah di Kabupaten Tabanan, Bali dengan total nilai mencapai Rp462,5 juta.
Di sektor kendaraan, I Nyoman melaporkan kepemilikan tiga kendaraan dengan total nilai mencapai Rp518 juta.
Kendaraan tersebut terdiri dari:
Motor Honda Super Cup tahun 1974 senilai Rp3 juta.
Motor Vespa Super tahun 1978 senilai Rp15 juta.
Mercedes-Benz E200 tahun 2023 senilai Rp500 juta.
Selain aset tersebut, I Nyoman juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp935.500.000 serta harta lainnya sebesar Rp2.235.296.789.
Rincian Kekayaan I Nyoman Sugiri Yasa
Tanah dan Bangunan: Rp6.662.500.000
Tanah seluas 290 m² di Depok: Rp900 juta.
Tanah dan bangunan seluas 231 m²/219 m² di Jakarta Selatan: Rp5,3 miliar.
Tanah seluas 700 m² di Tabanan: Rp175 juta.
Tanah seluas 650 m² di Tabanan: Rp162,5 juta.
Tanah seluas 500 m² di Tabanan: Rp125 juta.
Alat Transportasi dan Mesin: Rp518.000.000
Honda Super Cup Tahun 1974: Rp3 juta.
Vespa Super Tahun 1978: Rp15 juta.
Mercedes-Benz E200 Tahun 2023: Rp500 juta.
Aset Lainnya
Harta bergerak lainnya: Rp935.500.000
Surat berharga: Rp7.547.541.772
Kas dan setara kas: Rp10.482.913.551
Harta lainnya: Rp2.235.296.789
Total Harta: Rp28.381.752.112
Utang: Rp965.754.464
Total Kekayaan Bersih I Nyoman Sugiri Yasa: Rp27.415.997.648.