Suarapantura.com - Program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih kembali menjadi sorotan. Kali ini, perhatian datang dari para pelaku usaha kecil yang khawatir kehadiran koperasi tersebut akan mengurangi pendapatan warung kelontong dan toko-toko tradisional di desa.
Pemerintah pun mengakui hingga saat ini belum memiliki skema operasional yang final untuk memastikan keberadaan Kopdes Merah Putih tidak menimbulkan persaingan yang merugikan pelaku usaha mikro.
Kekhawatiran tersebut muncul karena Kopdes Merah Putih nantinya diproyeksikan menyediakan berbagai kebutuhan pokok dan layanan ekonomi masyarakat desa. Kondisi itu dikhawatirkan membuat warung kecil kehilangan pelanggan apabila tidak diatur dengan jelas.
Skema Operasional Masih Disusun
Pemerintah menyatakan saat ini masih menyusun mekanisme operasional yang akan menjadi pedoman pelaksanaan Kopdes Merah Putih di seluruh Indonesia.
Skema tersebut diharapkan mampu menciptakan keseimbangan antara penguatan koperasi desa dengan keberlangsungan usaha masyarakat yang telah lebih dulu berjalan.
Pemerintah menegaskan tujuan utama Kopdes Merah Putih bukan untuk mematikan usaha kecil, melainkan memperkuat ekosistem ekonomi desa melalui koperasi.
Warung Kelontong Minta Kepastian
Di sisi lain, pelaku usaha kecil berharap pemerintah segera memberikan kepastian mengenai model bisnis Kopdes Merah Putih.
Mereka menginginkan adanya pembagian peran yang jelas sehingga koperasi dan warung tradisional dapat berkembang secara berdampingan tanpa saling merugikan.
Pelaku UMKM juga meminta pemerintah melibatkan masyarakat desa dalam penyusunan kebijakan agar program yang dijalankan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Pemerintah Diminta Jaga Iklim Usaha
Sejumlah pengamat menilai kejelasan regulasi menjadi faktor penting agar program Kopdes Merah Putih tidak menimbulkan polemik baru.
Selain memperkuat ekonomi desa, pemerintah juga dinilai perlu memastikan keberadaan koperasi tidak mengurangi ruang usaha bagi pelaku UMKM yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian desa.
Dengan skema yang tepat, Kopdes Merah Putih diharapkan dapat menjadi mitra bagi warung kelontong dan pelaku usaha lokal, bukan menjadi pesaing yang mengancam keberlangsungan usaha mereka.