Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Kopdes Merah Putih Bikin Warung Kelontong Waswas, Pemerintah Akui Skema Masih Disiapkan

Sabila JP•
Nasional

Foto Yandri Susanto Sumber: Kompas /Nina Susilo

Suarapantura.com - Program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih kembali menjadi sorotan. Kali ini, perhatian datang dari para pelaku usaha kecil yang khawatir kehadiran koperasi tersebut akan mengurangi pendapatan warung kelontong dan toko-toko tradisional di desa.

Pemerintah pun mengakui hingga saat ini belum memiliki skema operasional yang final untuk memastikan keberadaan Kopdes Merah Putih tidak menimbulkan persaingan yang merugikan pelaku usaha mikro.

Kekhawatiran tersebut muncul karena Kopdes Merah Putih nantinya diproyeksikan menyediakan berbagai kebutuhan pokok dan layanan ekonomi masyarakat desa. Kondisi itu dikhawatirkan membuat warung kecil kehilangan pelanggan apabila tidak diatur dengan jelas.

Skema Operasional Masih Disusun

Pemerintah menyatakan saat ini masih menyusun mekanisme operasional yang akan menjadi pedoman pelaksanaan Kopdes Merah Putih di seluruh Indonesia.

KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA
Baca Juga · Nasional
KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA

Skema tersebut diharapkan mampu menciptakan keseimbangan antara penguatan koperasi desa dengan keberlangsungan usaha masyarakat yang telah lebih dulu berjalan.

Pemerintah menegaskan tujuan utama Kopdes Merah Putih bukan untuk mematikan usaha kecil, melainkan memperkuat ekosistem ekonomi desa melalui koperasi.

Warung Kelontong Minta Kepastian

Di sisi lain, pelaku usaha kecil berharap pemerintah segera memberikan kepastian mengenai model bisnis Kopdes Merah Putih.

Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding
Baca Juga · Nasional
Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding

Mereka menginginkan adanya pembagian peran yang jelas sehingga koperasi dan warung tradisional dapat berkembang secara berdampingan tanpa saling merugikan.

Pelaku UMKM juga meminta pemerintah melibatkan masyarakat desa dalam penyusunan kebijakan agar program yang dijalankan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Pemerintah Diminta Jaga Iklim Usaha

Sejumlah pengamat menilai kejelasan regulasi menjadi faktor penting agar program Kopdes Merah Putih tidak menimbulkan polemik baru.

BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan
Baca Juga · Nasional
BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan

Selain memperkuat ekonomi desa, pemerintah juga dinilai perlu memastikan keberadaan koperasi tidak mengurangi ruang usaha bagi pelaku UMKM yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian desa.

Dengan skema yang tepat, Kopdes Merah Putih diharapkan dapat menjadi mitra bagi warung kelontong dan pelaku usaha lokal, bukan menjadi pesaing yang mengancam keberlangsungan usaha mereka.

Tags:
#Kopdes#UMKM#Yandri Susanto#Operasional
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…