Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Viral! Siswa Korban Lakalantas Masuk BNI Pakai Troli Pasien Demi Urus PIP, BNI Akhirnya Buka Suara

Sabila JP•
Nasional

Sumber: wikiparlemen.co

Suarapantura.com - Sebuah video yang memperlihatkan seorang pelajar korban kecelakaan lalu lintas didorong menggunakan troli pasien masuk ke Kantor Cabang BNI Lubuk Pakam viral di media sosial dan menuai sorotan publik.

Dalam video yang beredar, pelajar tersebut tampak baru diturunkan dari ambulans Puskesmas sebelum dibawa masuk ke dalam bank untuk mengurus administrasi Program Indonesia Pintar (PIP).

Pemandangan itu memicu gelombang kritik dari warganet yang mempertanyakan mengapa siswa yang masih menjalani perawatan harus datang langsung ke kantor bank.

BNI Bantah Meminta Siswa Datang

Menanggapi polemik tersebut, Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo membantah pihak bank pernah meminta ataupun mengharuskan pelajar itu datang ke kantor cabang.

KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA
Baca Juga · Nasional
KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA

Menurutnya, sejak awal petugas telah menyampaikan kepada keluarga bahwa proses aktivasi rekening PIP tidak perlu dilakukan terburu-buru karena masih memiliki batas waktu hingga akhir tahun 2026.

"Sejak awal, petugas telah menyampaikan kepada keluarga bahwa proses tersebut tidak perlu dilakukan secara tergesa-gesa, mengingat masa pelaksanaannya masih berlangsung hingga akhir 2026 serta mempertimbangkan kondisi kesehatan siswa saat itu," kata Okki, Jumat (24/7/2026).

Siswa Disebut Tak Perlu Turun dari Ambulans

BNI juga mengklaim saat keluarga kembali ke kantor cabang, petugas telah menyarankan agar pelajar tersebut tidak turun dari ambulans apabila kondisi kesehatannya belum memungkinkan.

Okki menegaskan penggunaan ambulans dan troli pasien sepenuhnya merupakan keputusan keluarga, bukan permintaan petugas bank.

Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding
Baca Juga · Nasional
Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding

"Kehadiran siswa menggunakan ambulans dan tempat tidur pasien bukan atas permintaan maupun arahan petugas BNI," ujarnya.

Aktivasi Rekening Diklaim Sudah Selesai

BNI menyatakan proses pendaftaran dan aktivasi rekening PIP milik pelajar tersebut kini telah rampung.

Pihak bank mengaku petugas ikut mendampingi keluarga hingga seluruh administrasi selesai diproses.

"Kami telah membantu menyelesaikan seluruh proses pendaftaran dan aktivasi rekening PIP siswa yang bersangkutan," kata Okki.

Video Viral Tuai Sorotan

Video yang beredar luas di media sosial menunjukkan pelajar korban kecelakaan didorong menggunakan troli pasien menuju ruang layanan BNI Cabang Lubuk Pakam.

BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan
Baca Juga · Nasional
BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan

Narasi yang menyertai video menyebut siswa tersebut terpaksa datang ke bank untuk mengurus pencairan dana PIP meski masih dalam kondisi sakit akibat kecelakaan.

Saat didatangi wartawan, pihak BNI Cabang Lubuk Pakam tidak memberikan penjelasan langsung dan meminta seluruh konfirmasi disampaikan melalui kantor pusat.

Kasus ini pun menjadi sorotan publik dan kembali memunculkan pertanyaan mengenai kemudahan layanan administrasi bagi penerima bantuan pendidikan, khususnya bagi nasabah yang sedang sakit atau mengalami kondisi darurat.

Tags:
#Bank BNI#PIP#Ambulance#Nasabah
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…