Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Profil M. Iskandar Kunaefi, Direktur Utama Pos Indonesia: Karier, Pendidikan hingga Harta Kekayaan

Sabila JP•
Nasional

Muhammad Iskandar Kunaefi resmi ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) menggantikan Daud Joseph yang mengundurkan diri efektif pada 30 Juni 2026. (Foto: Persib Bandung)

SUARAPANTURA.COM – Nama Muhammad (M.) Iskandar Kunaefi menjadi perhatian publik setelah resmi ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero). Ia menggantikan Daud Joseph yang mengundurkan diri efektif per 30 Juni 2026. Pengangkatan Iskandar ditetapkan melalui Keputusan Para Pemegang Saham yang berlaku efektif mulai 15 Juli 2026.

Iskandar bukan sosok baru di dunia korporasi. Ia memiliki pengalaman lebih dari tiga dekade di sektor logistik, investasi, pengelolaan aset, manufaktur, hingga industri olahraga. Sebelum memimpin Pos Indonesia, ia dikenal sebagai salah satu petinggi PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), perusahaan pengelola klub Persib Bandung.

Biodata Singkat

  • Nama lengkap: Muhammad Iskandar Kunaefi

  • Nama populer: M. Iskandar Kunaefi

  • Tempat, tanggal lahir: 7 Desember 1970

  • Jabatan: Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero)

  • Profesi: Profesional dan eksekutif bisnis.

Latar Belakang Pendidikan

Iskandar memiliki latar belakang pendidikan di bidang bisnis dan logistik yang mendukung perjalanan kariernya di berbagai perusahaan nasional maupun multinasional.

Beberapa riwayat pendidikan yang dipublikasikan antara lain:

  • Pendidikan menengah di Eastbourne College of Arts, Inggris.

  • Studi di bidang Manajemen Logistik di University of Maryland, Amerika Serikat.

Perjalanan Karier

Karier profesional Iskandar dimulai pada pertengahan 1990-an sebagai analis riset di perusahaan konsultan pengelola bandar udara internasional.

KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA
Baca Juga · Nasional
KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA

Sejumlah jabatan penting yang pernah diembannya meliputi:

  • Research Analyst, Schiphol Airport Consulting & Management Services (1994–1995).

  • Berkarier di Indofood Group pada berbagai posisi manajerial.

  • Presiden Direktur/CEO PT Nestlé Indofood.

  • Kepala Divisi Penasihat Bisnis sekaligus Kepala Divisi Manajemen Aset dan Investasi PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero).

  • Komite Investasi PT Jakarta Propertindo (Jakpro).

  • Direktur Operasional PT Persib Bandung Bermartabat (Persib Bandung).

  • Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) sejak Juli 2026.

Pengalaman tersebut membuat Iskandar dikenal memiliki keahlian dalam transformasi bisnis, pengelolaan aset, restrukturisasi perusahaan, dan pengembangan sektor logistik.

Ditunjuk Memimpin Pos Indonesia

Penunjukan Iskandar Kunaefi dilakukan di tengah upaya transformasi PT Pos Indonesia untuk memperkuat bisnis logistik nasional, meningkatkan efisiensi operasional, serta mendukung integrasi ekosistem logistik BUMN.

Manajemen Pos Indonesia menyatakan pergantian kepemimpinan dilakukan melalui mekanisme tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) dan diharapkan mampu mempercepat agenda transformasi perusahaan.

Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding
Baca Juga · Nasional
Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding

Berapa Gaji Direktur Utama Pos Indonesia?

Besaran gaji Direktur Utama PT Pos Indonesia tidak dipublikasikan secara rinci.

Sebagai pimpinan BUMN, penghasilan Direktur Utama umumnya terdiri atas:

  • Gaji pokok.

  • Tunjangan jabatan.

  • Tantiem atau insentif berbasis kinerja.

  • Fasilitas dan tunjangan lainnya sesuai keputusan pemegang saham.

Nominal penghasilan setiap bulan tidak diumumkan secara terbuka karena merupakan bagian dari kebijakan remunerasi perusahaan.

Harta Kekayaan

Hingga saat ini tidak terdapat data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) atas nama M. Iskandar Kunaefi.

BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan
Baca Juga · Nasional
BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan

Hal tersebut karena jabatan Direktur Utama PT Pos Indonesia bukan termasuk jabatan yang secara umum wajib melaporkan harta kekayaan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kecuali terdapat ketentuan khusus yang mewajibkannya.

Dengan demikian, belum ada data resmi yang dapat diverifikasi mengenai total harta kekayaan maupun aset pribadi M. Iskandar Kunaefi.

Fokus Memimpin Pos Indonesia

Sebagai Direktur Utama yang baru, Iskandar Kunaefi menghadapi tantangan untuk mempercepat transformasi PT Pos Indonesia di tengah persaingan industri logistik yang semakin kompetitif.

Pengalamannya di bidang logistik, investasi, pengelolaan aset, dan transformasi bisnis diharapkan mampu memperkuat daya saing Pos Indonesia, meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat, serta mendorong perusahaan menjadi pemain utama dalam ekosistem logistik nasional.

Tags:
#Pos Indonesia#Persib Bandung#M Iskandar Kunaefi#Jakpro
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…