Suarapantura.com - Seorang nasabah BNI Taplus Muda mengeluhkan kartu debit yang dipesan melalui aplikasi Wonder by BNI tak kunjung diterima meski telah melewati estimasi waktu pengiriman.
Nasabah tersebut mengaku melakukan pemesanan kartu debit pada 5 Juli 2026 melalui aplikasi Wonder by BNI dan membayar biaya pengiriman sebesar Rp40.000.
Dalam proses pemesanan, ia memilih alamat pengiriman ke wilayah Yogyakarta karena tempat tinggalnya berada di kawasan pedesaan sehingga lebih mudah dijangkau kurir.
Namun hingga lebih dari 10 hari kerja berlalu, kartu debit yang dinantikan belum juga diterima.
Yang membuat nasabah semakin kecewa, menurut pengakuannya, tidak ada satu pun pemberitahuan mengenai status pengiriman maupun notifikasi apabila proses pengiriman mengalami kendala.
Akibatnya, ia mengaku tidak mengetahui apakah kartu tersebut masih dalam proses distribusi, tertahan di jasa pengiriman, atau justru mengalami kehilangan.
"Sudah lebih dari 10 hari kerja sejak saya memesan kartu debit melalui Wonder by BNI, tetapi sampai sekarang belum diterima. Tidak ada notifikasi apa pun mengenai status pengiriman maupun informasi jika pengiriman gagal," ujarnya.
Nasabah berharap BNI dapat memberikan kejelasan mengenai keberadaan kartu debit yang telah dipesannya.
Ia juga meminta adanya sistem pelacakan (tracking) yang dapat diakses nasabah agar proses pengiriman kartu menjadi lebih transparan dan tidak menimbulkan kebingungan.
Hingga informasi ini disampaikan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak BNI terkait keluhan tersebut.
Nasabah berharap pihak bank segera melakukan penelusuran atas proses pengiriman kartu debit tersebut agar dapat diketahui apakah masih dalam perjalanan atau perlu dilakukan pengiriman ulang.

