Posko ormas Grib Jaya terbakar. (Arsip Damkar Jakbar)
Suarapantura.com - Markas DPP GRIB Jaya di Jalan Manunggal V, Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, dilalap api pada Senin (31/8/2026) dini hari. Kebakaran menghanguskan sebagian ruangan, namun tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.
Divisi Hukum DPP GRIB Jaya, Wilson Colling, menyebut hasil pengecekan dan identifikasi di lokasi menunjukkan kebakaran dipicu korsleting listrik dari perangkat pengisi daya telepon seluler atau charger HP.
Menurut Wilson, charger tersebut berada di atas kulkas. Percikan api kemudian disebut menyambar tirai dan wallpaper dinding.
Api lalu merembet ke sofa hingga menjalar ke bagian plafon ruangan.
“Berdasarkan pengecekan dan identifikasi di lokasi kejadian, sumber api dipicu oleh korsleting (hubungan arus pendek) listrik yang berasal dari perangkat pengisi daya ponsel (charger HP) yang diletakkan di atas kulkas,” kata Wilson dalam keterangannya, Senin.
Damkar Gerak Cepat, Api Berhasil Dijinakkan
Kebakaran tersebut sebelumnya dilaporkan kepada petugas pemadam kebakaran sekitar pukul 02.49 WIB.
Kasie Ops Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Barat Syaiful Kahfi membenarkan objek yang terbakar merupakan posko organisasi kemasyarakatan GRIB.
Sebanyak delapan unit mobil pemadam kebakaran dengan 40 personel dikerahkan ke lokasi.
Petugas mulai melakukan pemadaman pada pukul 02.57 WIB. Api berhasil dilokalisir sekitar pukul 03.06 WIB.
Proses penanganan kemudian dinyatakan selesai pada pukul 03.28 WIB.
Gerak cepat petugas membuat api tidak sampai merembet ke ruangan lain maupun bangunan di sekitar lokasi.
Tidak Ada Korban Jiwa
Wilson memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut.
“Kami memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden di posko/kantor ini. Penanganan telah tuntas pada pukul 03.28 WIB dan situasi saat ini sudah sepenuhnya kondusif serta berstatus hijau,” ujarnya.
Meski demikian, kebakaran di markas organisasi tersebut tetap menjadi perhatian mengingat GRIB Jaya tengah menjadi sorotan publik dalam beberapa waktu terakhir.
Namun, sejauh keterangan yang disampaikan pihak GRIB Jaya dan petugas pemadam kebakaran, tidak terdapat informasi yang menyebut kebakaran tersebut berkaitan dengan aktivitas organisasi maupun kejadian lain di luar insiden kebakaran.
Charger Jangan Disepelekan
Jika benar sumber api berasal dari charger yang mengalami korsleting, peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa perangkat listrik kecil sekalipun dapat memicu kebakaran apabila digunakan atau ditempatkan secara tidak aman.
Keterangan mengenai penyebab kebakaran tersebut tetap perlu dibedakan antara hasil identifikasi awal di lokasi dan hasil penyelidikan resmi apabila nantinya dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Untuk saat ini, yang dipastikan adalah api telah berhasil dipadamkan, tidak ada korban jiwa, dan kondisi di sekitar lokasi telah dinyatakan kondusif.
Publik pun tinggal menunggu apakah hasil pemeriksaan selanjutnya menguatkan dugaan korsleting charger sebagai penyebab kebakaran atau ditemukan faktor lain di balik insiden tersebut.