SuaraPantura.com - Berikut ini adalah 7 fakta lengkap kasus 3 wanita di Padang yang cekoki kucing dengan miras atau minuman keras.
Identitas 3 wanita tersebut diketahui bernama Syinita Ade Putri (24) Lenni Marlina (25) dan Sisri Annisa Wahida (22) .
Yang mencekoki kucing peliharaan dengan miras jenis Soju.
Aksinya kemudian mereka rekam sendiri dan viral di media sosial.
Nah berikut Ini 7 fakta lengkap kasus 3 wanita di Padang yang cekoki kucing menggunakan miras :
1. Bersatus Mahasiswi
Ternyata ketiga orang wanita yang kedapatan mencekoki kucing peliharaan jenis Persia medium masih berstatus mahasiswi.
2. Melakukan Aksi di Kamar Kos
3 wanita yang kemudian viral itu melakukan aksinya di sebuah kamar kos di kawasan Gurun Laweh, Kota Padang kemudian mereka mengunggah aksi kejinya itu ke media sosial.
3. Terciduk Komunitas Pecinta Kucing
Mereka kemudian terviduk di kos oleh komunitas pecinta kucing di Padang.
Saat itu mereka hendak kabar setelah tahu video yang diunggahnya itu viral.
4. Akhirnya Minta Maaf
Mereka pun kemudian fiminta mendatangkan orang tuanya.
Melalui keterangan tertulisnya mereka diminta meminta maaf ke publik dan berjanji tak akan mengualinya lagi.
Para pelaku juga kemudian diwajibkan membiayai semua biaya perawatan kucing tersebut.
5. Pelaku Dikecam Pecinta Kucing
Akibat viralnya video menvekoki kucing dengan miras, mereka kemudian dikecam berbagai organisasi pecinta kucing di tanah air.
6. Kucing Mendapat Perawatan Dojter Hewan
Kucing yang dicekoki dengan miras tersebut kemudian dibawa ke dokter hewan untuk mendapatkan perawatan.
Kucing tersebut diketahui merupakan kucing jenis Persia medium yang berusia kisaran 4-5 bulan.
7. Kucing Sering Buat Pelampiasan
Diketahui pula ternyata kucing tersebut sering dijadikan pelampiasan pelaku wanita saat marah maupun saat bertengkar dengan pacarnya.
Seperti dibetitakan sebelumnya, 3 wanita yang cekoki kucing jenis persia medium di Padang akhirnya terciduk oleh komunitas pecinta kucing di Padang.
Para pelaku kemudian diminta memanggila para orang tuanya untuk dinasehati.
Kemudian mereka diminta melakukan klarifikasi berkenaan dengan aksi kejinya itu kepada hewan peliharaannya.
Identitas 3 wanita tersebut diketahui bernama Syinita Ade Putri (24) Lenni Marlina (25) dan Sisri Annisa Wahida (22) .
Saat komunitas para pecinta kucing di Padang itu mendatangi kos pelaku, para pelaku sudah akan berencana kabur karena videonya viral.
Namun para pecinta kucing tersebut mampu menggagalkan aksi para pelaku untuk kabur.
Para pelaku kemudian didesak untuk klarifikasi didampingi orang tuanya.
Akhirnya, di hadapan para pecinta kucing dan warga, ketiganya menyatakan permintaan maaf yang ditulis di atas kertas dengan tulisan tangan dan materai lengkap.
Permintamaafan mereka pun disampaikan ke beberapa platform media sosial.
Para pelaku juga harus membiayai pengobatan kucing yang dicekoki tersebut, karena kucing harus diperiksa kondisi Kesehatan.
Fakta baru pun kemudian terungkap dalam kejadian 3 wanita yang mencekoki seekor kucing dengan miras jenis Soju.
Pasalnya, tetangga para pelaku ini mengungkapkan bahwa kucing yang dicekoki miras itu juga sering dijadikan pelampiasan amarah pemiliknya.
Setiap bertengkar dengan pacarnya, kucingnya kerap kali ditampar, tak hanya itu kucingnya pun kemudian digantung.
Yang juga cukup mencengangkan, Kucing mereka juga hanya diberikan makan satu kali dua sehari, dengan alasan agar tidak terlalu buang air besar.
Fakta ini pun semakin membuat geram warganet yang mengetahuinya.
Seperti diberitakan sebelumnya, tiga orang wanita di Padang kedapatan melakukan tindakan tak terpuji yakni mencekoki kucing dengan minuman keras jenis Soju di sebuah kos di kawasan Gurun Laweh, Kota Padang.
Mereka memgunggah aksinya ini ke media sosial dan viral sehingga membuat warganet geram.
Para pecinta kucing di Padang pun segera memburu keberadaan 3 wanita yang mencekoki kucing jenis persia medium yang berusia 4-5 bulan.
Walhasil, ketiga wanita tersebut berhasil ditemukan oleh para pecinta kucing di Padang dan dilakukan klarifikasi dan permohonan maaf serta menyatakan komitmen.***